SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta melalui Jakarta Experience Board (JxB), BUMD DKI Jakarta, membangun Karya Kreasi Orang Jakarta (KKOTA) Street Kiosk di Spot Budaya Taman Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Peletakan batu pertama atau groundbreaking dilakukan pada Rabu (5/10/2022).
KKOTA Street Kiosk ini merupakan toko yang menjual beranekaragam produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khas Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, KKOTA juga merupakan upaya untuk mendorong pengembangan pariwisata dengan menghadirkan informasi bagi wisatawan dalam menjelajah kota.
Lalu tempat ini akan menjadi pusat produk kreatif dan oleh-oleh khas Jakarta kepada masyarakat sebagai fasilitas yang dihadirkan Pemprov DKI Jakarta.
"Apresiasi kepada Jakarta Experience Board, para pelaku UMKM dan usaha ekonomi kreatif serta jajaran Pemprov DKI Jakarta yang mendukung upaya pengembangan ekosistem kewirausahaan dan industri ekonomi kreatif sekaligus sebagai percepatan pemulihan perekonomian Jakarta," ujar Riza di lokasi.
Selain untuk pembeli dalam negeri, kios ini juga akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan mancanegara (Wisman). Diharapkan mereka bisa mendapatkan akses mudah membeli oleh-oleh khas Jakarta di tempat ini.
"Kami ingin para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara membawa kenangan khas Jakarta hingga ke tempat asalnya sebagai memorabilia selama menikmati kunjungannya di Kota Jakarta," tuturnya.
Anggaran Rp 1 Miliar
Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo (Jakarta Experience Board/JXB) Novita Dewi menyebut pembangunan KKOTA Street Kiosk di Dukuh Atas memakan biaya Rp 1 miliar.
Baca Juga: Permudah Bayar PKB, Pemprov DKI Jakarta Grand Launching Gerai Samsat ITC Roxy Mas
Sumber anggaran tersebut diambil dari penyertaan modal daerah (PMD) APBD DKI Jakarta kepada PT Jakarta Tourisindo. Ia juga berencana membangunnya di Jalan Prof. Dr. Satrio, Jakarta Pusat.
Dalam pelaksanaannya, Novita menyebut KKOTA Street Kiosk nantinya tidak melakukan produksi sendiri. Para pelaku UMKM bisa mengajukan produknya untuk dijual di tempat ini.
Nantinya pihak JXB akan melakukan kurasi produk yang ditawarkan UMKM sebelum akhirnya bisa dijual di KKOTA Street Kiosk.
"Nanti skemanya kerja sama bagi hasil. Jadi, tidak harus membayar apapun ke kami tapi kita harus melakukan kurasi terlebih dahulu supaya produk-produk yang kita tawarkan kepada wisatawan memiliki kualitas yang cukup baik," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
THR Gen Z Tak Lagi Habis untuk Baju Baru, Kini Ramai-ramai Dipakai untuk Upgrade Skill
-
Tak Semua Bisa Mudik, Anak Rantau Ini Rayakan Lebaran Lewat Video Call: Cuma Bisa Lihat dari Layar
-
Lebaran Asyik di Jakarta: Keliling Dunia dalam Satu Kawasan, Tanpa Macet-macetan Keluar Kota