SuaraJakarta.id - Nasib malang dialami seorang ibu pedagang sayur di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dia alami luka parah usai terkena bacok samurai pelajar yang sedang tawuran.
Korban yang diketahui berinisial RN (58) merupakan warga Ciputat. Dia alami luka serius di pundak hingga harus mendapatkan delapan jahitan.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu membenarkan adanya insien ibu pedagang sayur terkena sasaran kelompok pelajar yang tawuran.
Sarly menerangkan, kasus tersebut diketahui setelah adanya laporan warga soal RN yang alami luka saat akan belanja sayur ke Pasar Ciputat untuk dijual kembali di rumahnya.
"Peristiwa terjadi Sabtu dini hari pukul 03.00 WIB. Saat itu korban sedang melintas menuju Pasar Ciputat," kata Sarly, Kamis (13/10/2022).
Sarly menerangkan, pelajar yang tawuran antara kelompok SMAN 9 dengan SMP Paramarta Pamulang.
Kedua kelompok pelajar itu, kata Sarly, sudah janji akan melakukan tawuran melalui media sosial di Jalan Ki Hajar Dewantoro Sawah Lama, Ciputat.
"Korban RN melintas di antara kelompok pelajar yang akan tawuran. Lalu jadi sasaran dan alami luka di pundaknya," papar Sarly.
Sarly mengaku, saat ini para pelajar dari kedua kelompok sudah diringkus. Total ada sembilan orang yang jadi tersangka dan ada 1 pelajar juga ikut jadi korban alami luka bacok di kepala berinisial AN.
Baca Juga: Festival Tawuran Ide Pemkot Jaksel Tuai Kontroversi: Mubazir Pangan!
Dari kelompok pelajar SMAN 9 Serua Ciputat yang ditangkap, yakni AR (15), NM (15), RA (14), RF (16), dan RG (16). Sedangkan dari kelompok pelajar SMP Paramarta Pamulang yakni ZA (15), RAP (16), KP (16), dan AF (16).
"Dari para tersangka kami amankan sejumlah senjata tajam berupa samurai dan sejumlah celurit," papar Sarly.
Para pelajar yang tawuran hingga bacok pedagang sayur itu dijerat Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar