SuaraJakarta.id - Ada pemandangan berbeda ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Halte TransJakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (15/10/2022) sore. Terlihat atap halte di lantai dua bocor, sehingga air menggenang di lantai.
Saat peresmian halte yang belum rampung dalam proses revitalisasi, hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Anies dan jajarannya sampai harus memakai payung ketika menyeberang ke arah Halte TransJakarta Bundaran HI.
Beberapa petugas terlihat mengepel genangan air di lantai ketika Anies tiba di lokasi. Anies sempat berhenti sejenak sembari berbincang dengan jajaranya dan melihat keadaan sekitar.
Anies tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB ketika hujan deras mengguyur kawasan Bundaran HI. Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tampak menyeberang ke arah Halte TransJakarta dengan dipayungi sejumlah ajudannya.
Tiba di lokasi, Anies langsung disambut warga Jakarta yang sejak siang. Sontak, banyak masyarakat yang langsung mendekat ke arah Anies dan melakukan swafoto bersama.
Namun hujan deras membikin sejumlah sisi halte basah. Anies harus berjalan melalui lantai yang sudah dipel oleh petugas TransJakarta.
Dalam sambutannya, Anies menyebut seluruh lapisan masyarakat kini bisa menikmati keindahan dari ketinggian. Hanya saja, masyarakat harus menggunakan moda transportasi TransJakarta.
"Untuk menikmatinya jangan dianggap harus pakai tap in masuknya. Bukan tidak ada yang tinggal sekitar sini. Ini semua kawasan komersial, ini konsepnya adalah datangnya ke bundaran HI naik TransJakarta," ucap Anies di lokasi.
"Otmatis bisa langsung naik ke atas, jadi bukan datang ke sini naik motor terus abis itu harus tap in," sambungnya.
Baca Juga: Nikmati Keindahan dari Halte Bundaran HI, Anies: Konsepnya Datang ke Sini Naik TransJakarta
Artinya, fasilitas menikmati keindahan dari ketinggian memang diperuntukan bagi warga Jakarta yang menggunakan kendaraan umum. Sebab, dengan menggunakan TransJakarta, warga bisa langsung naik ke atas dan menuju anjungan yang menghadap Patung Selamat Datang.
"Jadi ini diperuntukkan bagi warga Jakarta yang mnggunakan kendaraan umum menikmati tempat ini," beber dia.
Anies menyatakan bahwa halte tersebut menyajikan pemandangan Bundaran HI dengan ikon Patung Selamat Datang. Dengan adanya anjungan di lantai atas halte, seluruh lapisan masyarakat bisa menikmati keindahan kawasan Bundaran HI.
Semula, Patung Selamat Datang hanya bisa dinikmati oleh segelintir kalangan yang bisa mengakses kafe dan hotel di sekitaran Bundaran HI. Rakyat kebanyakan, kata Anies, tidak bisa menikmati keindahan kawasan Bundaran HI dari ketinggian.
"Rakyat kebanyakan tidak berada di tempat-tempat itu. Karena itu kami ingin agar kawasan bundaran HI ini bisa dinikmati dari ketinggian oleh siapa saja. Bukan hanya oleh mereka yang makmur, di hotel dan restoran yang megah, tapi juga di fasilitas yang dimiliki Pemprov, punya rakyat," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Mengenal 'Black Box' Kereta Api yang Bisa Ungkap Penyebab Tabrakan Argo Bromo Anggrek di Bekasi
-
5 Wisata Museum Ikonik di Tokyo yang Wajib Dikunjungi
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya