SuaraJakarta.id - Kasus intoleransi terhadap siswa nonmuslim di Jakarta kembali terjadi. Kali ini, seorang siswa nonmuslim diduga dijegal Wakil Kepala Sekolah bernama Eko saat mengikuti pemilihan Ketua OSIS di SMAN 52, Cilincing, Jakarta Utara.
Kasus ini diungkap pertama kali oleh Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah. Ia mengaku mendapatkan laporan beserta bukti yang berisikan Eko meminta siswa nonmuslim tak terpilih menjadi Ketua OSIS.
"Dalam rekaman itu jelas bahwa guru tersebut mengatakan bakal calon kandidat ketua osis non islam jangan sampai lolos karena menurutnya tidak bisa dikontrol nanti pas pemilihannya," ujar Ima melalui akun instagramnya, dikutip Rabu (19/10/2022).
Menanggapi masalah ini, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan II wilayah Jakarta Utara, Purwanto mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti laporan Ima.
"Setelah terima laporan hari senin kami BAP. Dari unsur sudin bidang SMP SMA, dari bidang PTK pendidik dan Tendik itu dua bidang itu di dinas. Kemudian dengan sub bag kepegawaian dan Irbangko Jakarta Utara. Kemudian kedua kita buat BAP orang per orang," kata Purwanto.
Setelah melalui pembahasan, Purwanto menyebut pihaknya sudah mencopot Eko dari jabatannya sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMAN 52.
"Saya sudah mengeluarkan SK pemberhentian sementara dari jabatan Wakil Kepala Sekolah untuk memudahkan proses selanjutnya," jelasnya.
Lebih lanjut, Purwanto menyerahkan masalah ini kepada Dinas Pendidikan DKI untuk ditindaklanjuti. Nantinya jika memang terbukti bersalah akan ada sanksi tambahan yang akan ditentukan Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana.
"Minimal ada dua aturan yang melandasi melakukan tindakan selanjutnya. Jadi nanti hukumannya seperti apa, tindakan selanjutnya apa, kita sedang mengkahi relevansi dengan pasal yang ada," pungkasnya.
Baca Juga: Menteri Negara Bagian India Minta Aktor Aamir Khan Tidak Lukai Sentimen Agama
Berita Terkait
-
Menteri Negara Bagian India Minta Aktor Aamir Khan Tidak Lukai Sentimen Agama
-
Habib Husein Sebut Intoleransi dan Radikalisme Masih Menjadi PR Bersama
-
Habib Husein: Merdeka dari Intoleransi dan Radikalisme Masih Jadi Pekerjaan Rumah Kita
-
Rektor IAIN Ini Sebut Siswa di Sekolah Negeri Tak Boleh Dipaksa Pakai Jilbab: Itu Intoleransi!
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa