SuaraJakarta.id - Penyidik Densus 88 Antiteror Polri telah menetapkan Siti Elina--wanita penodong pistol ke Paspampres--sebagai tersangka. Begitu juga dengan suami dan guru ngaji Siti Elina, Bahrul Ulum (37) dan Jamaluddin.
Kabagbanops Densus 88, Kombes Aswin Siregar mengungkapkan, penetapan suami Siti Elina sebagai tersangka tersangka berdasarkan hasil pengembangan dari pemeriksaan terhadap Siti Elina.
Namun, lanjut Aswin, penetapan tersangka Bahrul Ulum untuk perkara berbeda.
"Suaminya betul (tersangka), kami melihat dua perkara. Yang pertama tersangka Siti memang dia ada ancaman kekerasan ke tempat yang semestinya mendapat penjagaan ketat," kata Aswin.
"Kalau suaminya pengembangan dari permasalahan yang dihadapi oleh Siti Elina," imbuhnya dikutip dari Antara, Jumat (28/10/2022).
Aswin menjelaskan, suami Siti Elina terindikasi terlibat dengan jaringan Negara Islam Indonesia (NII). Tetapi tidak ada kaitannya dengan aksi Siti Elina terobos Istana dan acungkan pistol ke Paspampres.
"Suaminya tidak ada kaitannya dengan peristiwa Siti ke Istana. Tapi dia terlibat dalam jaringan NII yang di mana NII kan memang sudah dinyatakan (organisasi) terlarang dari dulu," katanya lagi.
Aswin menerangkan, Bahrul Ulum sudah berjanji setia (baiat), mengakui keberadaan dan berdirinya NII.
Meski tidak terlibat dalam struktur NII, tapi suami Siti Elina itu sering membantu dan mendampingi bendahara NII.
Baca Juga: Densus 88 Ambil Alih Kasus Siti Elina, Wanita Penodong Pistol ke Paspampres
Peran Guru Ngaji Siti Elina
Sedangkan, guru ngaji Siti Elina, Jamaluddin ditetapkan sebagai tersangka diduga melakukan doktrin terhadap murid mengajinya ini.
Para tersangka disangkakan Pasal 7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
Saat ini status ketiganya masih dalam proses penangkapan dan belum dilakukan penahanan, sesuai UU Terorisme masa penangkapan selama 14 hari.
Kasus Siti Elina Diambil Alih Densus 88
Densus 88 Antiteror Polri mengambil alih penanganan kasus Siti Elina, wanita penodong pistol ke Paspampres di Istana Merdeka. Sebelumnya, kasus ini ditangani oleh Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden