SuaraJakarta.id - Bocah laki-laki yang diduga dilecehkan seorang waria di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat mengalami trauma. Korban kekinian menjadi murung pasca mengalami pelecehan tersebut.
SB, inisial seorang hansip setempat menyebut kejadian itu terjadi pada Jumat (25/11) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa itu bermula ketika korban baru pulang les. Korban biasanya melewati jalan yang dekat dengan pos hansip, pada saat itu melewati jalan lain tempat terjadinya upaya pelecehan seksual. Korban diduga dipaksa si waria untuk pegang alat vitalnya.
Karena peristiwa itu korban menjadi pendiam dan murung. Bahkan sudah jarang terlihat lagi.
"Belum bisa ditanyain masih trauma. Si anak jadi diem saja, murung saja, belum les," kata SB.
Tempat kejadian perkara (TKP) memang sering dilewati para waria. Kebanyakan mereka bekerja sebagai pengamen. Namun semenjak kejadian itu viral, mereka sudah tidak pernah lagi melintas di kawasan tersebut.
Kata SB, orang tua korban tidak terima perbuatan pelaku dan meminta waria tersebut segera ditangkap.
UD yang juga hansip, mengatakan Ketua RT setempat bersama polisi sudah mencari pelaku. Identitas pelaku pun sudah dikantongi. Mereka mendatangi tempat biasa waria berkumpul.
"Lima pangkalan. Beda-beda gang di wilayah Taman Sari," kata UD.
Baca Juga: Awalnya Dikira Boneka, Warga Tambora Dihebohkan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Kali Krukut
Dia menuturkan, korban belum sempat dilecehkan. Pelaku melecehkan dengan mengarahkan tangan korban ke bagian alat kelaminnya.
"Sebenernya belum terjadi, tapi sudah ada niat. Berhubung si bocah ini enggak mau gitu, terpaksa di lepas," kata UD.
Upaya pelecehan seksual terhadap anak tersebut sempat viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @lensa_berita_jakarta.
Di video terlihat pelaku menarik anak laki-laki yang melintas di sekitar perumahan warga. Pelaku kemudian mengarahkan tangannya ke bagian alat vitalnya.
"Aksi waria memaksa seorang anak laki-laki melakukan hal tidak senonoh itu terekam CCTV. Kejadian ini terjadi di Taman Sari, Jakarta Barat," tulis akun @lensa_berita_jakarta.
Namun belakangan video yang diunggah akun @lensa_berita_jakarta sudah dihapus, tanpa ada penjelasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Imsak Jakarta 13 Maret 2026 Pukul Berapa? Cek Jadwal Sahur Lengkap dan Doanya
-
Perang Harga Sirup Marjan & ABC: Duel Promo Alfamart vs Indomaret Minggu Ini
-
7 Cara Makan Banyak di Restoran All You Can Eat Saat Bukber Tanpa Cepat Kenyang
-
Cuti Bersama Lebaran 2026 Kapan? Catat Jadwal Libur Idul Fitri dan Tanggal Merahnya
-
Solusi Sewa Kantor Jakarta Selatan: Fleksibel untuk Startup, Ideal untuk Korporasi