SuaraJakarta.id - Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyampaikan situasi di Polsek Astana Anyar Bandung, Jawa Barat, saat ini aman terkendali pasca diguncang bom bunuh diri.
Ahmad pun meminta agar masyarakat tetap tenang terkait insiden yang mengakibatkan 11 orang luka dan satu anggota polisi gugur.
"Disampaikan kepada masyarakat bahwa situasi hingga saat ini terkendali, dan masyarakat agar tetap tenang," kata Ahmad dikutip dari tayangan YouTube Polri TV Radio, Rabu (7/12/2022).
Ahmad menjelaskan, bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Polrestabes Bandung, Jawa Barat itu terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 08.20 WIB.
Baca Juga: Bom Bunuh Diri, Hendardi: Dibutuhkan Kesatupaduan Langkah Penanganan Terorisme
"Pada saat ini sudah dilakukan langkah-langkah oleh tim Jihandak Sat Brimob Polda Jawa Barat, tim penyidik Polda Jabar, serta Densus 88 Antiteror Polri," tuturnya.
Ahmad mengungkapkan, sejumlah langkah telah dilakukan pihak kepolisian terkait peristiwa ini. Pertama, mengamankan lokasi dengan melakukan sterilisasi seblum dilakukan olah TKP.
"Kedua, olah TKP di lokasi kejadian dan sekitarnya kemudian mengumpulkan keterangan dari para saksi dan penyelidikan lainnya," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, pelaku bom bunuh diri diketahui berinisial AS (34). Pelaku merupakan mantan terpidana teroris (napiter) yang baru bebas pada tahun 2021.
"Ada 11 orang menjadi korban, terdiri 10 anggota Polri dan satu warga sipil. Satu orang anggota Polri meninggal dunia atas nama Aiptu Sofyan," kata Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Suntana.
Baca Juga: Anggota DPR: Terlalu Dipaksakan Jika Motif Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Dikaitkan KUHP
Berita Terkait
-
Dewan Pers: Perpol Polri Soal Jurnalis Asing Bertentangan dengan UU Pers dan Penyiaran
-
Kasus Pagar Laut Dikembalikan ke Mabes Polri, Pakar Harapkan Aktor Kelas Kakap Ikut Dijerat Hukum
-
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 5-6 April, Polri Siapkan Skema Contraflow Hingga One Way
-
Antisipasi Kemacetan Arus Balik Lebaran, Korlantas Polri Tambah Pasukan
-
Aksi Tolak UU TNI dan RUU Polri Disorot Mancanegara, Diwartakan Inggris Hingga Rusia
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga