SuaraJakarta.id - Pria yang mengaku bernama Yudi, pelaku penculikan Malika Anastasya bocah perempuan berusia 6 tahun sempat curhat kepada Ibu korban soal kehidupan pribadinya. Malika diculik di kios orang tuanya di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat pada Rabu 7 Desember.
Oni (42), Ibu dari Malika mengungkapkan, Yudi sang pelaku sempat 'curhat' kepadanya tentang istrinya yang meninggal dunia. Cerita itu disampaikan Yudi pada Oktober lalu.
"Mak saya ini kehilangan istri, istri saya sudah meninggal," kata Oni menceritakan kepada wartawan di kiosnya, Senin (19/12/2022).
Yudi yang sehari-hari sebagai pemulung itu juga mengaku memiliki tiga anak. Satu anak bersamanya, satu lagi ditinggalkannya di kampung, dan satu lagi dititipkan kepada saudaranya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Yudi mengaku tinggal di belakang gedung Penerbad TNI-AD, Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Meski demikan, Oni tidak terlalu ingin tahu kehidupan Yudi, termasuk asal tempat tinggalnya. Selain curhat soal kehiduan pribadinya, Yudi sempat bercerita tentang rencananya akan membuka usaha.
Yudi bilang sudah memiliki modal, namun tidak dijelaskan jenis usaha yang akan dijalankannya.
"Ya syukur Alhamdulillah kalau ada modal mah," ucap Oni saat itu kepada Yudi.
Oni dan suaminya, Tunggal (48) telah mengenal Yudi sekitar tiga bulan lamanya. Hal itu bermula, pelaku yang sering mampir di warung kopi milik mereka.
Baca Juga: Pemulung yang Culik Anak di Jakarta Pusat Sempat Jajan Ayam Goreng, Yudi Ngaku-ngaku Pamannya Malika
Oni dan suaminya selain berjualan ikan hias, juga membuka warung kopi kecil, persis di samping kios mereka. Diakui Oni, Yudi merupakan orang baik dan sopan.
Pelaku juga bersikap baik ke anak-anak mereka, termasuk Malika. Yudi biasanya mampir dua atau tiga hari sekali, pada saat itu dia sering memberi uang dan mengajak Malika dan saudanya yang lain jajan ke warung.
Pria yang diperkirakan berusia antara 35-40 tahun itu dikenal Oni dan suaminya berprofesi sebagai pemulung. Biasanya datang menggunakan gerobak sepeda.
Oni tak menyangka, Yudi tega menculiknya putrinya Malika. Karena dikenalnya baik, dia tak menaruh rasa curiga sama sekali.
"Ya Allah, Ya Rob, saya enggak nyangka dia itu ternyata orang jahat" kata Oni.
Daikuinya, selama berinteraksi dengan pelaku, dia tidak pernah menyampaikan perkataan yang menyakiti.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden
-
Viral Alphard Terobos Lampu Merah, Polisi Bongkar Pelat Palsu dan Langsung Tilang Pengemudi