SuaraJakarta.id - Adik kakak di Tangerang, Banten nekat habisi nyawa temannya usai merayakan malam tahun baru. Mereka kesal lantaran ayahnya dihina oleh teman satu tongkrongan.
Kedua pelaku yakni berinisial MIES (20) sedangkan kakaknya MAST (22). Keduanya diringkus polisi usai membunuh temannya FM usai pesta minuman keras tahun baru Minggu (1/1/2023) dini hari.
Aksi pembunuhan itu terungkap dari penemuan mayat remaja di Jalan Botanika Kampung Sawah, Pagedangan, Kabupaten Tangerang pada Minggu (1/1/2023) pagi.
Berdasarkan sidik jari, polisi berhasil mengetahui mayat yang dibuang di bahu jalan itu. Dengan bekas luka jeratan tali di leher, mayat tersebut diduga korban pembunuhan.
Baca Juga: Pembunuhan di Tahun Baru: Leher Wanita Muda Dijerat Menggunakan Kabel Rol, Polisi Temukan Kondom
Hasil penyelidikkan, mayat tersebut diketahui terakhir beraktivitas saat malam tahun baru bersama para pelaku. Kasus pun terbongkar 9 jam usai penemuan mayat korban.
Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu mengatakan, pelaku dan korban melakukan pesta miras pada Sabtu (31/12/2022) untuk merayakan pergantian malam tahun baru di sebuah kontrakan di Pinang, Kebon Nanas, Kota Tangerang. Total ada delapan orang yang terlibat dalam pesta miras itu, termasuk adik kakak MIES dan MAST.
Menjelang dini hari, FM kemudian mengantarkan pulang pacarnya berinisial Y dan kembali lagi ke tempat pesat miras itu. Tak lama, FM kemudian terlibat cek-cok dengan pelaku utama MIES. Cek-cok tersebut dipicu lantaran MIES tak terima ayahnya dihina oleh FM.
"Pelaku kesal karena korban hina orang tuanya ‘Tangan buntung, kecil, item’. Pelaku kemudian ancam bunuh korban dan korban menantang," kata Sarly saat rilis di Polsek Pagedangan, Selasa (3/1/2023).
Mendapat tantangan itu, pelaku MIES yang tengah mabuk kemudian mencoba mencekik FM. Sayangnya, cekikan itu tak berhasil menghabisi FM. Tak lama, pelaku yang dipenuhi amarah itu mencari sesuatu dan menemukan tali sepatu.
Baca Juga: Geger Mahasiswa S3 Kriminolog Jadi Tersangka Pembunuhan Tiga Mahasiswi Dan 1 Mahasiswa
Dengan gelap mata, MIES langsung mencekik kencang FM dari belakang dengan tali sepatu berwarna hijau. Aksi pembunuhan itu juga dibantu oleh pelaku lain ARS (13) yang memegangi kaki korban hingga tak berkutik melawan dan tewas.
Berita Terkait
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
-
Femisida Intim di Balik Pembunuhan Jurnalis Juwita oleh Anggota TNI AL
-
10 Hal yang Harus Dipatuhi Saat Nyepi di Bali, Melanggar Bisa Terkena Sanksi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka