SuaraJakarta.id - Gerai Mie Gacoan di Jalan Puspitek, Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan disegel oleh Satpol PP, Kamis (5/1/2023). Penyegelan ini merupakan kali kedua setelah segel sebelumnya hilang.
Kabid Penegakkan Perundang-undangan dan Peraturan Daerah Satpol PP Kota Tangsel, Taufik Wahidin mengatakan, pihaknya kembali menyegel Mie Gacoan lantaran belum mengantongi izin Pendirian Bagian Gedung (PBG).
"Makanya hari ini kami melakukan penyegelan kembali, sampai saat ini kami belum bisa melihat izin PBG. Sudah kita cek dan kita tanyakan ke pihak pengelola, tapi mereka tidak bisa menunjukkannya," kata Taufik usai menyegel, Kamis (5/1/2023).
Taufik menerangkan, sebelumnya pihak Satpol PP Tangsel sudah menyegel. Tapi segel berupa stiker dan garis segel itu hilang.
Ia menuding, segel tersebut dirusak oleh oknum dari pihak Mie Gacoan.
"Sebelum tahun baru kita sudah lakukan penyegelan, namun segel kami dirusak oleh oknum yang tidak jelas. Kalau orang luar nggak mungkin, pasti dari pihak Mie Gacoan yang rusak segelnya," terang Taufik.
Pantauan di lokasi, para karyawan Mie Gacoan yang ada di dalam gerai keluar gedung. Padahal, mereka akan melakukan tasyakuran lantaran mulai grand opening pada Jumat 6 Januari 2023.
Makanan dan minuman untuk tasyakuran sudah disiapkan di meja. Sejumlah pegawai pun sudah sibuk membuat olahan makanan Mie Gacoan di dapur.
Mereka kemudian dipaksa keluar oleh Satpol PP Tangsel lantaran akan dilakukan penyegelan. Makanan tasyakuran kemudian dibungkus kembali dan dimakan ramai-ramai di depan gerai lantaran area dalam sudah disegel.
Baca Juga: Warga Tangsel Dominasi Buang Sampah di Median Jalan Ciledug
Sementara itu, salah seorang pengelola Mie Gacoan tak mau memberikan komentar terkait penyegelan itu.
Bahkan, dirinya yang dijadikan saksi penyegelan tak mau menandatangani berkas acara penyegelan.
"Mohon maaf kita tidak bisa memberikan keterangan apapun," kata pria bekemeja putih dan celana moka itu.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Komisi III DPR: Penangkapan Kasat Resnarkoba Tangsel Bukti Polri Tak Pandang Bulu Tegakkan Hukum
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Terancam Dipecat, Polri Impunitas Bagi Kasat Narkoba Tangsel yang Terjerat Kasus Sabu
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Upacara Kemerdekaan di Tapal Batas, Serasan Jadi Pintu Ekonomi Indonesia
-
Tak Perlu Pusing Budget, Ini Solusi Paket Rapat di Jakarta Pusat yang Bisa Sesuaikan Anggaran
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan