SuaraJakarta.id - Sri Muryanto alias Yanto (50), kuli bangunan melakukan pelecehan seksual terhadap remaja putri 16 tahun di kawasan Manggarai Selatan, Jakarta Selatan pada Rabu (11/1) kemarin. Ia sempat diamuk warga sebelum digelandang ke kantor polisi.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi menyebut, aksi pelecehan seksual yang dilakukan Yanto terjadi pada Selasa (10/1) lalu. Perbuatan bejat ia dilakukan di sebuah indekost di Jalan Manggis Raya, Manggarai Selatan.
Kejadian itu bermula ketika Yanto mengajak korban main ke kamar kostnya sekitar pukul 6 pagi. Melihat ada kesempatan, ia melakukan pelecehan terhadap korban.
"Korban diajak main ketempat tersangka, lalu tersangka melakukan perbuatan yang tidak senonoh," ucap Nurma saat dikonfirmasi, Kamis (12/1/2023).
Setelah kejadian, korban pulang dan melapor kepada orang tuanya atas pelecehan yang ia alami. Atas kejadian itu, orang tua korban langsung melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan.
"Orang tua korban tidak terima dan membuat Laporan Polisi di Polres Metro Jakarta Selatan," tutur Nurma.
Ditangkap Warga
Penangkapan terhadap Yanto sempat viral di media sosial. Akun Instagram @merekamjakarta mengunggah video amatir saat Yanto hendak digelandang dari Pos RW 08 Manggarai Selatan menuju mobil polisi.
Dalam video tersebut, terlihat suasana riuh saat Yanto keluar dari Pos RW 08 untuk digelandang ke mobil polisi. Bahkan massa yang geram sempat memukuli Yanto.
Baca Juga: Habis Sudah! Pedofil di Manggarai Selatan Dibogem Warga Sebelum Dibawa ke Kantor Polisi
Nurma membenarkan adanya penangkapan pada Rabu malam tersebut. Oleh warga, Yanto langsung diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
"Ya betul (kejadian hari Selasa dan ditangkap warga lalu diserahkan polisi pada Rabu malam)," ujar Nurma.
Warga sekitar bernama Naya mengatakan, insiden penangkapan tersebut terjadi pada pukul 21.00 WIB. Kata dia, kejadian ituturut menyita perhatian banyak warga sekitar.
"Benar, semalam ketika saya lihat sudah ramai di Pos RW," ucap Naya saat dijumpai di lokasi.
Naya menambahkan, pelaku itu memiliki perawakan seperti bapak-bapak. Adapun korbannya adalah perempuan yang masih remaja.
"Pelakunya bapak-bapak, sudah punya anak istri infonya. Korbanya perempuan masih remaja," beber dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event