SuaraJakarta.id - Seorang pria terduga pelaku pencurian nyemplung ke dalam kali di kawasan Cempaka Putih Barat 26 pada Minggu (22/1/2023).
Seorang warga setempat, Wawan mengatakan, peristiwa bermula saat dirinya sedang duduk-duduk di kios miliknya sekira pukul 12.30 WIB. Saat itu, pelaku tiba-tiba masuk ke dalam kios tersebut. Wawan kemudian menanyakan tujuan orang itu masuk ke dalam kiosnya.
“Saya nanya, tapi jawabannya kayak ngaco. Dia ngaku kalau lagi dikejar-kejar karena ada yang berantem,” kata Wawan saat ditemui di lokasi pada Senin (22/1/2023).
Padahal Wawan melihat, kondisi sekitarnya dalam kondisi yang aman. Tidak ada perkelahian atau tawuran saat itu.
Kemudian, lanjut Wawan, pelaku tiba-tiba kabur ke semak-semak pohon pisang. Secara tiba-tiba pria tersebut menceburkan diri ke kali.
“Tiba-tiba nyemplung. Saya kira sih orang agak kurang waras. Soalnya pas ditanya itu agak ngaco,” ungkapnya.
Wawan mengatakan, tiba-tiba kondisi langsung ramai warga. Warga yang tidak mengetahui persoalan sebenarnya langsung menyebut jika pria tersebut sebagai maling.
"Tiba-tiba ramai warga. Mungkin informasi yang beredar itu maling. Tapi saya nggak bisa bilang begitu, karena dia juga belum sempet ngambil, kita nggak punya bukti,” ucapnya.
Dengan dibantu petugas TNI-Polri, pria tersebut akhirnya bisa dievakusi dan langsung digelandang ke Polsek Cempaka Putih.
Baca Juga: Kepergok Warga Lagi Beraksi, Maling Ini Nekat Nyemplung ke Kali Demi Selamatkan Diri
Sebelumnya diberitakan, seorang pria nyemplung ke kali usai kepergok saat hendak mencuri di rumah warga, kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Minggu (22/1/2023) sekira pukul 14.15 WIB. Peristiwa tersebut viral usai diunggah di media sosial. Salah satu akun yang mengunggah nya yakni @jakarta.terkini.
"Seorang pria kepergok saat hendak masuk rumah warga, diduga hendak mencuri lalu lari dan melompat ke kali," tulis akun terebut.
Warga sekitar yang merekam peristiwa ini mengatakan aksi ini terjadi di wilayah Cempaka Putih Barat 26. Usai melompat dari jembatan, maling tersebut terjebak lantaran banyak warga yang mengepungnya.
Warga yang geram menunggu pelaku di atas jembatan. Sembari sesekali mereka menyambiti pelaku menggunakan benda-benda yang ada di sekitar.
Sementara, maling tersebut berupaya melindungi diri dengan berlindung di kolong jembatan sembari berupaya mencari celah jalan keluar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir