SuaraJakarta.id - Menyambut Hari Lanjut Usia Nasional 2023, Nestlé Health Science (NHS) Boost Optimum dan Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (Pergemi) meluncurkan Gerakan Senam Sehat (GSS) Lansia, di Jakarta, Senin (29/5/2023). Peluncuran GSS Lansia merupakan tindak lanjut dari program 4 Sehat, 5 Bahagia bagi lansia yang telah diinisiasi tahun lalu.
NHS Boost Optimum berharap, kegiatan ini dapat mendorong kesadaran masyarakat Indonesia untuk menerapkan gaya hidup aktif bagi para lansia. Hasil survei nasional mengenai Status Gizi dan Asupan Makanan Lansia di Indonesia pada 2021 menunjukkan bahwa prevalensi kurang gizi pada lansia di Indonesia cukup tinggi (11,7 % untuk usia 60 64 tahun dan 20,7% untuk usia di atas 65 tahun), dan asupan makanan mereka tidak sesuai dengan kebutuhan baik dari segi energi, protein, maupun zat gizi mikro.
Bagi lansia, hal ini dapat memicu risiko penurunan massa, kekuatan dan fungsi otot, yang dikenal dengan nama sarkopenia.
Ketua Umum PB Pergemi, Dr. dr. Nina Kemala Sari, Sp.PD-KGer, MPH menyampaikan, pengelolaan kesehatan lansia tidak hanya fokus pada penyakit, tetapi juga pada optimalisasi kapasitas intrinsik dan kemampuan fungsional seseorang.
"Ada enam kapasitas intrinsik prioritas yang perlu dideteksi, mulai dari tingkat komunitas yaitu kapasitas kognitif, kapasitas mobilitas, status gizi, fungsi penglihatan dan pendengaran, serta kapasitas mental. Keenam kapasitas intrinsik prioritas ini saling terkait satu sama lain," katanya.
Penelitian yang dilakukan oleh Smith et al.(2020) membuktikan bahwa suplementasi gizi, ditambah dengan latihan fisik dapat meningkatkan fungsi, status gizi dan kualitas hidup para lansia.
“Kami senang dapat kembali berkolaborasi dengan Pergemi untuk menghadirkan Gerakan Senam Sehat Lansia, yang bertujuan untuk memberi panduan kepada para lansia untuk tetap aktif menjaga kesehatan fisik mereka. Hal ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen Nestlé Indonesia bagi individu dan keluarga, dimana kami senantiasa berupaya menginspirasi masyarakat, dalam kesempatan ini ialah para lansia, untuk menerapkan pola hidup sehat dan aktif,” ujar Sufintri Rahayu, Direktur Corporate Affairs Nestlé Indonesia.
Selain penerapan pola hidup aktif, para lansia perlu menerapkan pola makan bergizi untuk membantu meningkatkan massa otot, kekuatan otot dan performa fisik. Untuk dapat memenuhi asupan protein dan energi, salah satunya dengan mengkonsumsi whey, protein berkualitas tinggi dan lengkap, dengan profil asam amino yang kaya dan leusin yang memiliki fungsi langsung terhadap kesehatan otot, pertumbuhan massa otot, serta mencegah pengecilan otot yang kerap terjadi seiring dengan pertambahan usia.
Marketing Manager Nestlé Health Science dr. Yulia Megawati menjelaskan, Nestlé Health Science hadir untuk memberdayakan kehidupan yang lebih sehat melalui gizi.
Baca Juga: Wawancara Direktur Corporate Affairs Nestle, Sufintri Rahayu: Komunikasi Bukan Cuma Karier
"Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi whey, disertai dengan melakukan olahraga/gerakan ringan pada lansia dapat meningkatkan massa otot, kekuatan otot, dan performa fisik. Salah satu produk kami, Boost Optimum mengandung kebaikan protein whey yang telah terbukti secara klinis dapat meningkatkan kekuatan otot dalam enam minggu," katanya.
Selain empat prinsip kesehatan seperti pola makan bergizi, olahraga teratur, kebersihan lingkungan, dan istirahat yang cukup, hal lain yang penting bagi para lansia ialah mendorong mereka untuk tetap bahagia di usia lanjut. Kebahagiaan dapat membantu para lansia untuk dapat terus aktif terhubung pada keluarga dan teman. Aktivitas seperti jalan jalan, berkumpul, atau bermain dengan cucu dapat menjadi contoh untuk menstimulasi kebahagiaan pada lansia.
"Apresiasi bagi NHS Boost Optimum dan Pergemi yang telah mempersembahkan Gerakan Senam Sehat Lansia. GSS Lansia dirancang berisikan gerakan-gerakan yang sederhana, mudah dan menyenangkan untuk dilakukan. Gerakan-gerakannya fokus pada penguatan otot lengan dan paha. Beberapa tips untuk tetap produktif di usia senja adalah tercukupi asupan gizi, dan berolahraga atau bergerak setiap hari. Satu lagi, harus konsisten dalam menjalankannya. Badan yang sehat dapat mendorong jiwa untuk bahagia,” tutup Minati Atmanegara, health motivator dan public figure.
GSS Lansia dirancang tak hanya untuk lansia melainkan juga untuk orang dewasa yang ingin terhindar dari sarkopenia. NHS Boost Optimum berharap dapat menginspirasi masyarakat bahwa dengan tubuh yang kuat dan jiwa yang sehat, penuaan bukanlah suatu halangan untuk berbahagia di usia senja.
“Melalui inisiasi ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam membangun budaya baru, yaitu generasi lansia yang bersemangat menikmati hidup dengan menerapkan pola, hidup sehat, dan aktif,” tutup dr. Yulia.
Berita Terkait
-
Perusahaan Ini Klaim 44% Posisi Manajerial Diisi Perempuan
-
Nestle Indonesia Raih Indonesia Corporate Sustainability Award 2024 atas Kemitraan dengan Peternak Sapi Perah Rakyat
-
Habib Zaidan Yahya Terang-terangan Gunakan Produk Pro Israel, Publik: Jual Beli Agama
-
Berkomitmen Jalani Peta Pengurangan Sampah, PT Nestle Indonesia Raih Apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup RI
-
Nestle Ganti Sedotan Plastik dengan Kertas untuk Produk Susu Kotak Milo
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
-
Dipermak Nottingham Forest, Statistik Ruben Amorim Bersama MU Memprihatinkan
-
Partai Hidup Mati Timnas Indonesia vs China: Kalah, Branko Ivankovic Dipecat!
Terkini
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka
-
Lebaran Pertama Pramono Sebagai Gubernur: Dari Istiqlal, Istana hingga Rumah Mega Tanpa Ganti Sepatu