SuaraJakarta.id - Lanskap manajemen keuangan di Indonesia mengalami transformasi dengan diluncurkannya Jack, sebuah platform manajemen keuangan inovatif. Dengan didukung reputasi baik yang dimiliki Transfez, Jack dirancang dengan cermat untuk memberdayakan bisnis dengan menyederhanakan dan mengautomasi proses manajemen keuangan.
"Jack dikembangkan sebagai respons terhadap berbagai tantangan keuangan yang dihadapi oleh bisnis di Indonesia, seperti akses terbatas pada kartu kredit korporat dan prosedur keuangan yang tidak efisien. Dengan memanfaatkan kekuatan teknologi AI terdepan, Jack merevolusi proses keuangan dan meningkatkan produktivitas hingga sepuluh kali lipat dengan memperhatikan tingkat privasi dan keamanan data," ujar CEO Jack dan Transfez, Edo Windratno.
Jack menyediakan rangkaian solusi keuangan komprehensif, melalui fitur-fitur seperti, Corporate Cards, Reimbursement, Bill Payment, Payroll, Local Transfer, dan International Transfer. Jack membantu bisnis menyelesaikan permasalahan desentralisasi, yang didapat dari penggunaan beberapa platform dan vendor berbeda, dengan menawarkan satu solusi holistik untuk meningkatkan kualitas kontrol finansial berdasarkan dengan data real-time, dan tersentralisasi pada sistem.
Dalam beberapa bulan setelah peluncuran Jack versi beta melalui platform Transfez for Business, kemampuan Jack telah diakui oleh para klien di berbagai skala bisnis, mulai dari UKM, startup, hingga perusahaan enterprise seperti Visinema, Adhimix Precast Indonesia, Impactto, dan Love Bonito. Jack telah membantu para klien memangkas total waktu kerja tim finance hingga 7.800 jam dan menghemat biaya transaksi dan operasional hingga 60%, atau senilai lebih dari Rp30 miliar per tahunnya.
Dengan Jack, pemilik bisnis dan tim finance bisa memiliki kontrol penuh atas pengeluaran perusahaan, meningkatkan akuntabilitas karyawan melalui tracking system secara real-time, mengotomasi pembayaran, memangkas biaya transaksi, dan mengurangi beban kerja tim finance. Dilengkapi dengan alur approval yang mudah melalui aplikasi mobile atau portal, Jack membantu setiap kliennya untuk dapat mengelola keuangan secara fleksibel.
"Dampak Jack tidak hanya sebatas menghemat uang dan waktu; tetapi juga meningkatkan transparansi, kontrol, dan akuntabilitas dalam proses keuangan suatu perusahaan," tambah Edo.
Didukung oleh perusahaan modal ventura terdepan seperti East Ventures, BEENEXT, Y Combinator, dan Global Brain, Jack menjadi standar terkini dari era baru dalam manajemen keuangan perusahaan, dengan menyediakan solusi komprehensif dan efisien yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis modern.
Di samping kehadiran Jack sebagai ujung tombak solusi keuangan perusahaan terdepan, aplikasi Transfez akan tetap hadir memberikan pelayanan transfer lintas negara yang terjangkau dan mudah bagi pengguna non-korporasi dimana Transfez akan menjadi bagian dari perjalanan ekspansi yang Jack lakukan dalam misi memperluas jangkauan layanan keuangan yang ditawarkan.
Berita Terkait
-
Boros dalam Membelanjakan Uang? Buya Yahya Jelaskan Cara Manajemen Keuangan ala Rasulullah SAW
-
4 Alasan Belajar Manajemen Keuangan, Bisa Bikin Cepat Kaya
-
Inovasi Ini Permudah Manajemen Keuangan Pemilik Bisnis UKM Hingga Influencer
-
Generasi Milenial dan Gen Z Ternyata Payah Dalam Manajemen Keuangan
-
5 Kesalahan Manajemen Keuangan Generasi Milenial, Kamu Termasuk yang Mana?
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Puluhan Rumah di Lenteng Agung Dibongkar, FMN UI Sebut Warga dan Mahasiswa Terluka
-
PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)
-
Kejati DKI Telusuri Dugaan Mark Up Rp13,5 Miliar di PLN, Desakan Transparansi Menguat
-
Mas Dhito Bakal Rehab Puskesmas Tiron Pasca Kebakaran