SuaraJakarta.id - Tim Inafis Polres Metro Jakarta Utara kembali melakukan olah TKP di rumah Hamka Rusdi, korban tewas ayah dan anak tewas membusuk di dalam rumah, Jalan Balai Rakyat V, RT6/3, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Selasa (31/10/2023).
Adapun jenazah Hamka Rusdi dan anaknya yang berinisial AQH yang masih berusia 11 bulan, ditemukan warga pada Sabtu (28/10/2023) lalu.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Iverson Manosoh mengatakan, olah TKP ulang dilakukan guna mendapatkan bukti petunjuk yang ada di tempat kejadian perkara (TKP).
“Bagi kami semakin banyak petunjuk, bukti-bukti yang kami dapatkan di TKP, maka semakin baik menjadi bahan analisa para ahli,” ujar Iverson di lokasi, Selasa (31/10/2023).
Menurut dia, beberapa ahli juga dilibatkan guna mengetahui fakta yang berada di lokasi.
Dalam olah TKP itu, pihaknya melibatkan ahli histopatologi forensik, ahli psikologi forensik, ahli toksikologi, kemudian identifikasi dan tim gabungan Reskrim Polres Jakarta Utara dan Polsek Koja.
Diketahui, dalam olah TKP ulang ini seluruh tim inafis menggenakan APD lengkap. Olah TKP ulang sendiri terjadi sekira pukul 10.37 hingga 11.42 WIB.
“Semua ahli ini kami libatkan dalam penanganan TKP secara terpadu agar kami maksimal dalam pengumpulan bukti-bukti,” ujarnya.
Sebelumnya, seorang ayah bernama Hamka Rusdi dan anaknya yang berinisial AQH yang berusia 11 bulan, tewas di rumahnya, Jalan Balai Rakyat V, RT6/3, Tugu, Koja Jakarta Utara, Sabtu (28/10/2023).
Penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan warga sekitar yang mencium bau busuk.
Saat masuk ke dalam rumah, warga melihat istri Hamkah, Nur Hikmah Fukianti dan anaknya A (4) dalam kondisi lemas.
Nur kemudian menunjuk ke arah Hamzah sudah dalam kondisi meninggal dua bersama AQH.
Hamzah diduga meninggal dunia sejak seminggu lalu. Sementara AQH tewas sekira 3 hari lalu.
Perkiraan ini merujuk pada kondisi jasad korban yang telah membusuk. Kekinian tim kedokteran forensik RS Polri masih melakukan autopsi terhadap kedua jasad korban.
Autopsi dilakukan untuk mendalami penyebab pasti daripada kematiannya.
Berita Terkait
-
Istri Ayah dan Anak yang Tewas Membusuk di Koja Diduga Tak Makan Berhari-hari, Kepala RS Polri: Kondisinya Lemah
-
Kondisi Jasad Ayah dan Anak di Koja Sudah Membusuk, Kepala RS Polri Duga Sudah Meninggal Seminggu Lalu
-
7 Fakta Ayah-Anak Tewas Membusuk di Koja: Keluarga Tajir, Mirip Kalideres?
-
Sosok HR: Bos Travel yang Ditemukan Tewas Membusuk Bersama Anaknya di Koja
-
5 Fakta Mayat Ayah dan Balita Membusuk di Koja: Istri Cuma Duduk Lemas di TKP
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar