SuaraJakarta.id - Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial JS (29) tewas usai dikeroyok massa yang marah. Ia tewas usai kepergok oleh pemilik sepeda motor di Jalan Alfalah, RT9/3, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk pada Sabtu (28/10/2023) lalu.
Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Anggi Hasibuan mengatakan, JS beraksi bersama seorang temannya yang bernama AM.
Anggi mengaku, saat tiba di lokasi dua pelaku curanmor itu sudah babak belur. JS bahkan tidak sadarkan diri.
JS juga sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun akibat kondisinya yang memprihatinkan, akhirnya JS dilarikan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Baca Juga: Baru Beli Motor Tunai, Honda Beat Plus BPKB Raib Digondol Maling di Koja
Namun nyawa JS tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
"Sebelum dirujuk kami beritahu keluarga dia bahwa kami dapat pelimpahan dari warga karena yang bersangkutan berusaha melakukan pencurian kendaraan. Warga kemudian menghakimi. Kemudian saat dirujuk saat itu ada keluarga korban juga," kata Anggi saat dikonfirmasi, Senin (1/11/2023).
Pihak keluarga, lanjut Anggi, tidak membuat laporan atas kematian JS. Pihak keluarga sadar, JS tewas akibat amukan massa yang geram akibat ulahnya sendiri.
"Kan pada saat itu kita jelaskan, jadi tidak bisa mengelak. Terus karena amukan warga kita juga gak tahu. Kalau kita gak datang mungkin bisa lebih parah," beber Anggi.
Diberitakan sebelumnya, dua pelaku pencurian kendaraan bermotor babak belur dihajar massa usai kepergok, saat melancarkan aksinya.
Baca Juga: Dipergoki Pemilik, Dua Maling Motor di Kebon Jeruk Babak Belur Usai Dihajar Warga
Adapun peristiwa ini terjadi di Jalan Alfalah, RT9/3, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk pada Sabtu (28/10/2023) lalu.
Aksi ini viral usai diunggah di media sosial. Salah satu akun yang mengunggahnya yakni Instagram @jakartabarat24jam.
“Dua orang pelaku asal Srengseng, Kebon Jeruk, Jakarta Barat,” tulis akun tersebut, dikutip Minggu (29/10/2023).
Peristiwa ini bermula ketika dua pelaku melakukan pengintaian di lokasi. Pemilik motor telah curiga dengan gerak-gerik pelaku, yang selalu mondar-mandir.
Ketika pelaku membongkar kunci kontak motor, korban kemudian langsung meneriakinya. Pelaku yang panik langsung kabur, namun upayanya sia-sia lantaran sudah terkepung warga.
Warga yang geram kemudian menghajar pelaku, hingga babak belur.
“Menurut pengakuan sudah dua kali nyolong, ketiga ketahuan,” katanya.
Dari tangan pelaku, warga mendapati sebuah kunci letter T, korek api yang berbentuk pistol, kemudian sebuah barang diduga jimat atau wapak yang dibungkus dalam plastik klip.
Berita Terkait
-
Motor Indah Kalalo Dibawa Kabur Sopir Baru, Sebar Foto Pelaku Biar Ditemukan
-
Diam-Diam Erika Carlina Sumbang Motor untuk Kakek Penjual Kerupuk Korban Curanmor di Lampung
-
Kronologi Penangkapan Bandit Bercelurit di Kebon Jeruk, Berawal dari Modus Beli Kontrasepsi
-
Unik! Tahanan Kasus Curanmor Menikah di Polsek
-
Penumpang Bus Transjakarta Berhamburan Usai Terhenti di Tengah Perlintasan Kereta Api Kebon Jeruk
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Omzet UMKM di Jakarta Justru Menurun Jelang Lebaran, Ini Penyebabnya
-
Termasuk Pedagang Taman, Rano Karno Targetkan 500 Ribu Lapangan Kerja Baru di Jakarta
-
Rano Karno Sebut 6 Taman di Jakarta Bakal Buka 24 Jam, Ini Daftarnya
-
Pertama Kali Nonton Tarian Air Mancur di Monas, Rano Karno: Biasanya Saya yang Nari
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu