SuaraJakarta.id - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengubah nama gedung Blok G Balai Kota DKI Jakarta menjadi Grha Ali Sadikin. Peresmian nama baru ini dilakukan bersama Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di Lobby Utama Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/12/2023).
Permintaan penggantian nama gedung ini pernah disampaikan sejak tahun 2021 lalu saat era kepemimpinan eks Gubernur DKI Anies Baswedan. Saat itu, Prasetyo sendiri yang memintanya sekaligus mengganti nama Jalan Kebon Sirih jadi Jalan Ali Sadikin.
Namun, permintaan itu tak kunjung dipenuhi Anies meski disampaikan dalam rapat paripurna DPRD DKI. Akhirnya, baru sekarang Heru Budi yang mengeksekusinya.
Selain Prasetyo, peresmian tersebut juga dihadiri oleh salah satu putra dari Ali Sadikin, yaitu Boy Sadikin.
Dalam acara peresmian, Heru mengatakan penamaan Blok G menjadi Grha Ali Sadikin sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap jasa dan karya Gubernur DKI ke-7 Ali Sadikin, dalam memimpin pembangunan Provinsi DKI Jakarta sejak 28 April 1966 hingga Juli 1977.
"Gedung Blok G ini diberi nama Grha Ali Sadikin sebagai bentuk untuk menghormati beliau sebagai pendahulu kita, yang telah memimpin Provinsi DKI Jakarta dengan baik," ujar Heru.
Selain itu, penamaan Grha Ali Sadikin juga ditujukan untuk memberikan nilai sejarah bagi Blok G yang berada di kawasan bersejarah, yaitu Balai Kota DKI Jakarta. Dengan begitu, gedung tersebut tidak lagi disebut sebagai Blok G, melainkan Grha Ali Sadikin.
"Daripada tulisannya di lobby adalah 'Gedung Blok G', lebih baik diganti dengan nama 'Grha Ali Sadikin' yang merupakan Gubernur DKI Jakarta. Lebih bagus dan bernilai sejarah," ucap Heru.
Senada dengan Heru, Prasetyo menyebut peresmian Grha Ali Sadikin dilakukan untuk mengenang jasa Gubernur DKI ke-7 ini yang telah memimpin Provinsi DKI Jakarta selama dua periode.
Baca Juga: Heru Budi Berbagi Tips untuk ASN DKI Biar Cepat Naik Pangkat, Begini Caranya
"Bersama dengan pihak keluarga, hari ini kita akan meresmikan Grha Ali Sadikin. Peresmian ini dilakukan untuk mengenang jasa Ali Sadikin yang telah memimpin DKI Jakarta selama dua periode," katanya.
Diharapkannya, dengan peresmian ini akan semakin banyak masyarakat yang mengenang sosok Ali Sadikin yang telah berjasa mengembangkan Jakarta menjadi kota metropolitan yang modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Tiga Tuntutan Besar LTJ: Dari Desakan Keluar BOP Hingga Reformasi Total Pendidikan