SuaraJakarta.id - Pasangan suami-istri (Pasutri) berinisial FR (28) dan TM alias Shasa (26) hanya bisa tertunduk lesu saat digelandang polisi di Polsek Palmerah, Jumat (26/1/2024).
Pasutri ini diciduk petugas usai melakukan aksi penipuan dan penggelapan via aplikasi kencan online.
Kapolsek Palmerah Kompol Sugiran mengatakan, total sudah ada 17 orang korban yang menjadi korban atas penipuan Pasutri ini.
Dalam modusnya, tersangka TM alias Shasa berperan sebagai orang yang menjaring para korbannya melalui aplikasi kencan, Badoo, Litchmach, dan Boo.
Setelahnya, pasutri itu mencari pria hidung belang yang bisa diajak bertemu untuk melalukan kencan.
"Korbannya adalah laki-laki yang tertarik dengan akun tersebut, dipasang dengan foto wanita cantik untuk kemudian diajak berkencan," kata Sugiran dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (26/1/2024).
Setelah bertemu korbannya, Shasa kemudian meminjam motor korbannya dengan berbagai macam alasan seperti akan ke ATM, mengambil HP di kost, membeli pulsa, atau membeli makanan.
Setelah mendapatkan motor korban, Shasa kemudian membawanya ke sebuah indekos yang berada di Jalan U1 RT 07/12, Rawabelong, Palmerah, Jakarta Barat.
Ketika berada di indekos tersebut, ia mengerahkan motor hasil curiannya ke suaminya yang berinisial FR.
Baca Juga: Kepergok Nyolong Motor, Seorang Pria di Palmerah Babak Belur Dihajar Massa
FR kemudian membawa kabur motor tersebut, dan menjualnya kepada seorang penadah yang berinisial SH (37).
"Suaminya menjual motor hasil kejahatan melalui media sosial dan dibantu oleh SH selaku penadah yang tertarik akan postingan dari pelaku,” ucapnya.
Pasutri ini dijerat dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang Penggelapan dan Penipuan. Sementara penadah SH, dijerat dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir