SuaraJakarta.id - Bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan dan muncul pikiran untuk bunuh diri, segeralah hubungi hotline bunuh diri Indonesia melalui nomor 1119 (ekstensi 8) atau hotline kesehatan jiwa Kemenkes di nomor 021-500-454.
Seorang remaja berinisial D (13), tewas mengakhiri hidup diduga dengan cara gantung diri di rumahnya, kawasan Palmerah Jakarta Barat, Jumat (19/4/2024).
Kanit Reskrim Polsek Palmerah, AKP Bahroni mengatakan, D ditemukan tewas menggantung di kamarnya, sekitar pukul 11 pagi.
Baca Juga: Sebelum Tewas Gantung Diri, Selebgram MJ Sambangi Rumah Pacar Lalu Marah-marah
Saat itu, D tergantung menggunakan seutas tali tambang berwarna biru yang digantung ke ventilasi udara kamarnya.
“Ditemukan jam 11, terus terakhir semalam dia masuk kamar jam 12, dia ngunci pintu dari dalam,” kata Roni, saat dikonfirmasi, Jumat.
Saat ditemukan, siswa SMP itu ditemukan dengan kaki yang mengambang dari lantai dengan lidah menjulur.
“Tali menggantung, tambang biru (jemuran). Posisi kaki dan lidahnya menjulur,” katanya.
Menurut Roni, sebelum mengakhiri hidup, korban sempat cekcok dengan keluarganya.
Baca Juga: Rekam Aksi Bunuh Diri Di IG, Selebgram MJ Dikenal Doyan Ngonten Dan Marah-marah
“Keluarga menyampaikan bahwa dari semalam memang ada ribut dengan keluarga, berantem juga,” katanya.
Sementara itu, rekan korban yang berinisial I (15) mengatakan, bahwa korban sering mengajaknya berolahraga di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Korban tak pernah menceritakan masalah yang dialaminya.
"Dia malah sering ajak lari saya. Saya selalu mau aja gitu. Mungkin enggak suka cerita masalah ya," kata I, di rumah duka, Jumat.
I dan D ternyata tidak satu sekolah. Namun keduanya sering nongkrong bareng. I juga tak mengira jika D memilih gantung diri dalam mengakhiri hidup.
I menduga selama ini, D selalu melampiaskan masalah dengan cara berolahraga.
Berita Terkait
-
Pemukiman Di Palmerah Ludes Terbakar Saat Warga Santap Sahur, 20 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Kronologi 4 Orang Tewas Usai Loncat Dari Lantai 22 Apartemen Teluk Intan, Diduga Satu Keluarga
-
4 Orang Tewas Jatuh Bersamaan Di Apartemen Teluk Intan Penjaringan, Diduga Bunuh Diri
-
Frustasi Belum Bisa Bahagiakan Orangtua, Pedagang Pecel di Johar Baru Nekat Habisi Hidupnya
-
Modus Cari Korban Lewat Aplikasi Kencan, Pasutri di Palmerah Gondol 17 Motor
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden