SuaraJakarta.id - Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Polres Metro Jakarta Timur, Iptu Rano Mardani menjadi korban pembacokan saat melerai aksi tawuran antar-warga Klender dan Cipinang, Jakarta Timur.
Rano mengaku, tidak mengetahui pasti dirinya bisa terkena sabetan senjata tajam saat tawuran lantaran kejadiannya begitu cepat.
“Saya juga bingung kenapa bisa begitu,” kata Rano, saat dihubungi Suara.com, Selasa (16/7/2024).
Adapun peristiwa ini terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (14/7/2024) dini hari.
“Jam 3 pagi,” kata Reno.
Akibat sabetan senjata tajam itu, Rano memgalami luka di bagian pergelangan tangan. Ia juga sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun, ia mengaku, dirinya tidak sampai mendapatkan jahitan atas luka yang dialaminya.
“Ditiup rapet lagi mas, hehehe,” ucap Rano berkelakar.
“Saya gak mau dijahit. Jarumnya bikin sakit,” sambungnya.
Meski terkesan takut dengan jarum, namun Rano mengaku gak bakal kapok atau mengalami trauma atas peristiwa yang dialaminya. Rano saat ini juga telah kembali bertugas.
Baca Juga: Tawuran Di Jakarta Terus Berulang, PSI Minta Pelaku Disanksi Tegas: Pencabutan KJP Saja Tak Cukup
“Gas terus,” ucap Rano.
Pemicu tawuran sendiri karena saling ejek di media sosial. Setiba di lokasi, Rano dan Tim Patroli Perintis Presisi langsung berupaya membubarkan aksi tawuran itu.
Namun bukannya membubarkan diri, salah satu pelaku tawuran justru memberikan perlawanan.
Rano terkena serangan benda tajam di pergelangan tangan dari salah satu pelaku aksi tawuran. Rano pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.
Kapores Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, sebelumnya mengatakan, jika pihaknya telah meringkus pelaku pembacok Iptu Rano, berinisial ZMH (21), akibat tidak terima dibuarkan saat hendak tawuran.
Iptu Rano dibacok pelaku saat hendak melerai aksi tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kecamatan Duren Sawit, Minggu (14/7/2024) dini hari.
Berita Terkait
-
Tawuran Di Jakarta Terus Berulang, PSI Minta Pelaku Disanksi Tegas: Pencabutan KJP Saja Tak Cukup
-
Heboh 4 Remaja Perempuan Terlibat Duel Di Cakung, Malah Jadi Tontonan
-
Viral Seorang Remaja Alami Luka Bacok Di Wajah Akibat Tawuran Di Setiabudi, Begini Kata Polisi
-
Polisi Ringkus 6 Remaja Bersenjata Celurit Hendak Tawuran Di Grogol Petamburan
-
Bawa Celurit Hingga Bambu Runcing, 5 Remaja Diringkus Saat Hendak Tawuran Di Cengkareng
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas