SuaraJakarta.id - Sebanyak 500 personel dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang diperkuat 16 truk kembali diturunkan pada hari kedua untuk membersihkan eks hunian liar di kolong Tol Angke, Jelambar Baru, Jakarta Barat, Kamis (12/12/2024).
“Hari kedua ini 500 personel, armada truk 16 unit. Personelnya dari unsur empat kecamatan, Kebon Jeruk, Kembangan, Cengkareng dan Kalideres, kemudian sektoral terkait,” ungkap Camat Grogol Petamburan Agus Sulaeman kepada wartawan di Jakarta seperti dimuat ANTARA.
Aksi bersih-bersih itu dilakukan menyusul telah dilakukan relokasi terhadap 257 keluarga sekitar 685 orang yang selama ini menghuni kawasan tersebut.
Lebih lanjut, Agus menuturkan bahwa hari ini pembersihan difokuskan pada kolong tol pendek dan kolong tol tinggi, termasuk lapak-lapak yang berjejer di luar kolong.
"Untuk hari ini fokus di kolong tol pendek, kolong tol tinggi," kata Agus.
Adapun pembersihan masih terkait pembongkaran dan pengangkutan material bekas hunian di kolong Tol Angke. Para petugas membongkar dan mengumpulkan material yang umumnya berbahan kayu.
“Pembongkaran di kolong pendek yang agak susah karena cukup rendah, jadi mesti bungkuk, itu sudah 80 persen. Kemudian kolong tinggi pembongkaran sudah seratus persen hari ini, tinggal pengangkutan,” ujar Agus.
Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto menjelaskan sebanyak 257 keluarga (685 jiwa) yang menghuni kolong Tol Angke telah direlokasi dari area tersebut.
"Jumlah lebih kurang 685 jiwa sudah pindah semua," ucap Uus pada Rabu (11/12).
Baca Juga: Persija Imbang Lawan Borneo FC, Gustavo Almeida Fokus Hadapi Bali United dan Bidik 3 Poin
Adapun dari 257 keluarga tersebut, 139 keluarga ber-KTP DKI sudah direlokasi menuju Rusun Daan Mogot, Rusun Rawabuaya, Rusun Tegal Alur dan Rusun PIK Pulogadung.
Sementara itu 98 keluarga ber-KTP luar DKI Jakarta sudah diberikan kompensasi sebesar sebesar Rp1,5 juta per keluarga untuk biaya sewa tinggal selama dua bulan.
Kemudian 20 keluarga tanpa Nomor Induk Keluarga (NIK) atau tanpa KTP masih diproses untuk dibuatkan KTP DKI. Sebagian dari 20 keluarga yang sudah diproses KTP-nya pun sudah direlokasi menuju rusun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas