SuaraJakarta.id - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas (lalin) pada sembilan ruas jalan di Tambora dan Tamansari, Jakarta Barat sehubungan adanya Proyek Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zona-1 Paket 3 Segmen 4 dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
"Rekayasa lalu lintas diberlakukan di Jalan Kali Besar Barat, Tanah Sereal Raya, Pintu Kecil, Pekapuran 1, dan Krendang Barat (Kecamatan Tambora) dan Jalan Kali Besar Timur, Jembatan Batu, Kunir, Kp Jawa Kb Sayur (Kecamatan Tamansari)," kata Kepala Seksi Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat Indarto di Jakarta, Rabu (8/1/2025).
Untuk Jalan Kali Besar Barat dan Kali Besar Timur, kata Indarto, rekayasa lalu lintas dibuat satu arah untuk kendaraan roda empat. Sama halnya dengan rekayasa lalu lintas di Jalan Pintu Kecil.
Sedangkan di Jalan Jembatan Batu, Kelurahan Pinangsia, Taman Sari, proyek JSDP Zona 1 Paket 3 Segmen 4 memakan median jalan (jalur bus Trans Jakarta) sehingga terjadi pengurangan badan jalan.
"Rekayasa Lalin di jalan Jembatan Batu dibuat dua arah dan masih bisa dilalui kendaraan roda empat," lanjut dia.
Pengurangan badan jalan pada proyek Kementerian PU juga terjadi di ruas Jalan Kunir, Kelurahan Pinangsia. Rekayasa lalu lintas dibuat dua arah dan bisa dilalui kendaraan roda empat.
"Untuk Jalan Pancoran, Kelurahan Glodok, Taman Sari, rekayasa lalu lintas dibuat satu arah dengan pelebaran jalan. Sementara, lalu lintas di Jalan Pekapuran I dialihkan ke Jalan Pekapuran Raya dan bisa dilalui kendaraan roda dua dari dua arah," ucap Indarto.
Rekayasa lalin di Jalan Tanah Sereal Raya (Tambora) akan dilakukan penutupan selama pengerjaan proyek berlangsung. Arus lalu lintas dialihkan ke Jalan Tanah Sereal XVII, XIII dan XI Jalan Keamanan.
"Ada pengalihan arus lalu lintas di jalan tersebut. Namun bisa dilalui kendaraan roda empat dengan lalu lintas dua arah." katanya.
Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Datangkan Yandi Sofyan dari Malut United
Selain itu, penutupan jalan juga dilakukan di Jalan Krendang Barat. Sehingga arus lalu lintas akan dialihkan melalui Jalan Krendang Barat sisi Utara dan Jalan Krendang Selatan I. Lalu lintas dua arah dan bisa dilalui kendaraan roda empat.
Untuk memperlancar arus lalu lintas, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengerahkan sejumlah personil pada titik ruas jalan yang terkena proyek Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zona-1 Paket 3 segmen 4.
"Setiap titik ruas jalan disiagakan dua petugas untuk mengatur lalu lintas. Pihaknya juga akan menghalau angkutan umum yang berhenti pada jalur rekayasa lalu lintas. Kami juga menyiagakan mobil derek," ucap Indarto.
Ia pun mengimbau pengguna jalan agar menghindari ruas-ruas jalan yang sedang ada pengerjaan dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalin, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan.
JSDP merupakan proyek inisiatif besar yang bertujuan untuk meningkatkan sistem pembuangan air limbah di Jakarta yang bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan sanitasi di Jakarta. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi dan Pentas Seni untuk Peringati Hari Anak Nasional
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Jelang Muktamar PBNU, Menkeu Purbaya Sowan ke Gus Yahya, Ada Apa?
-
Hexnode Tunjuk Ingram Micro sebagai Distributor Resmi Solusi Endpoint Management di Indonesia
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek