SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno menyebut dirinya dan Gubernur Pramono Anung memiliki andil besar di balik dijadikannya Jakarta International Stadium (JIS) sebagai kandang klub sepak bola Persija Jakarta. Ia menyebut kesepakatan itu merupakan perintah dari Pramono dan dirinya.
Rano mengatakan, dirinya dan Pramono telah meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pengelola JIS untuk menjadikan stadion berkapasitas 82 ribu orang itu sebagai stadion kandang Persija.
"Pak Gubernur dan saya memerintahkan Jakpro melakukan MoU (Momerandum of Understanding) kepada Persija supaya menjadi home base, jadi itu memang perintah kita kepada Jakpro untuk melakukan MoU," ujar Rano di Jakarta, Jumat (21/2/2025).
Selama ini klub berjuluk Macan Kemayoran itu kerap bermain di berbagai stadion seperti Stadion Patriot, Pakansari, hingga Gelora Bung Karno. Dengan demikian, ia berharap Persija tak perlu lagi berpindah-pindah stadion ketika laga kandang.
"Mudah mudahan Persija punya home base nggak pusing lagi mau main di mana," pungkasnya.
Sebelumnya, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, sebagai BUMD yang mengelola Jakarta International Stadium (JIS) telah menandai Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Jakarta Propertindo dan PT Persija Jaya Jakarta. Mou ini menandai JIS sebagai markas utama Persija.
MoU ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Iwan Takwin dan Direktur Persija Mohamad Prapanca. MoU ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam pemanfaatan JIS sebagai homebase resmi Persija Jakarta untuk pertandingan kandang.
Kesepakatan ini juga mencakup kerja sama strategis dalam pengelolaan dan branding JIS sebagai rumah bagi Macan Kemayoran. Selain itu, kerja sama ini membuka peluang bagi Jakpro dan Persija untuk menggali potensi bisnis baru.
Bisnis ini dalam bentuk pengembangan ekosistem komersial stadion, merchandise, sponsorship, maupun aktivasi brand yang dapat mengoptimalkan pemanfaatan JIS sebagai pusat kegiatan olahraga di Jakarta.
Baca Juga: Agar Lebih Persija, Pramono Ingin Rizky Ridho Hingga Ferrari Jadi Bintang Iklan di Jalanan Jakarta
MoU ini menjadi bagian dari Program 100 Hari Pertama Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno yang menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung penguatan ekosistem olahraga di Jakarta.
Iwan Takwin menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya mendukung program strategis Pemerintah DKJ dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus