SuaraJakarta.id - Kepolisian Sektor (Polsek) Kelapa Gading Polres Metro Jakarta Utara mengembalikan tiga remaja yang terlibat aksi balap liar di Jalan Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu (2/3/2025) dini hari kepada orang tuanya.
“Setelah kami periksa dan berikan sanksi sosial ketiga orang ini dikembalikan kepada orang tua masing-masing hari ini,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Senin (3/3/2025) seperti dimuat ANTARA.
Ia mengatakan ketiga remaja berinisial FFA (13), RA (17), dan MW (27) ditangkap petugas saat membubarkan aksi balap liar di Jalan Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jarta Utara.
Bahkan, MW (27) menabrak petugas Polsek Kelapa Gading yang mengakibatkan petugas terluka di bagian tangan dan kaki sehingga harus mendapatkan perawatan medis.
Setelah diamankan, ketiga remaja diperiksa dan diberikan sanksi sosial berupa kerja bakti bersama anggota Polsek Kelapa Gading membersihkan halaman Masjid Raya Al Musyawarah Kelapa Gading.
Mereka kemudian diberikan nasihat dan tausiah agar ke depan tidak lagi terlibat aksi yang merugikan diri mereka sendiri.
“Pelaku juga diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan yang disaksikan petugas dan orang tua mereka,” kata dia.
Menurut dia, langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Ia mengatakan kepolisian akan menindak tegas segala bentuk aktifitas yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat selama Ramadhan mulai dari bermain petasan, balap liar hingga tawuran yang marak terjadi di Jakarta Utara.
Baca Juga: Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Jakarta Utara, Pemasok Masih Diburu
Ia menegaskan pihaknya berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Ia juga mengimbau masyarakat jika menemukan atau mengetahui adanya tindak kejahatan atau gangguan kamtibmas, segera laporkan ke kepolisian untuk ditindaklanjuti.
"Kami berharap peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan yang meresahkan," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi