SuaraJakarta.id - Atase Kepolisian Kedubes Prancis di Jakarta, Commandant De Police Chassot memuji kinerja Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang cepat mengungkap kasus penjambretan terhadap warga Prancis dan anaknya di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara (Jakut).
"Keamanan warga Prancis menjadi hal penting bagi Pemerintah Prancis," kata Commandant De Police Chassot di Jakarta, Jumat (21/2/2025) seperti dimuat ANTARA.
Ia menyampaikan Pemerintah Prancis mengucapkan terima kasih atas kerja luar biasa dari Kepolisian Nasional Indonesia, khususnya Kepolisian Tanjung Priok atas upaya mereka menangkap pelakunya.
Hal ini disampaikan langsung kepada Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Martuasah H. Tobing yang didampingi Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP I Gusti Ngurah Putu Krisnha di Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Chassot mengatakan, kinerja yang optimal dan dedikasi diperlukan dalam pengungkapan sebuah kasus.
Dia mengatakan, Polres Tanjung Priok layak bangga dengan kinerja penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).
Sebagai seorang perwira polisi dan mantan jaksa, dirinya memahami besarnya kerja dan dedikasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan kasus ini. "Anda boleh bangga dengan kerja tim dan kerja Anda," kata Chassot.
Chassot mengakui Polres Pelabuhan Tanjung Priok merespon baik laporan warganya dan juga berkomunikasi dengan korban dengan sangat baik.
"Kerja sama yang sangat baik dan keamanan warga negara Prancis merupakan masalah penting bagi kami," kata dia.
Baca Juga: Pramono Anung Minta Pemkot Fokus Sukseskan Pembangunan Jakarta 2026
Dia berterima kasih dan mengapresiasi pengungkapan kasus ini.
Dia mengatakan Prancis memprioritaskan hubungan yang baik dengan Pemerintah Indonesia dan ingin mengucapkan terima kasih atas hal ini dan berterima kasih atas sambutan yang diberikan kepadanya dan cara mendengarkannya.
Menurut dia, hal ini memperkuat hubungan dengan Indonesia merupakan prioritas bagi otoritas Prancis.
"Indonesia merupakan pemain utama di panggung internasional, dan Prancis serta Indonesia adalah mitra strategis sebagai negara di kawasan Indo-Pasifik," kata dia.
Dia menambahkan, Prancis sama seperti Indonesia, yakni menjunjung perdamaian dan situasi yang kondusif.
Ia menyampaikan akan melanjutkan kemitraan dengan Indonesia, khususnya di bidang keamanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat