SuaraJakarta.id - Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, menargetkan jumlah pengunjung sebanyak 120 ribu selama libur Lebaran atau sejak 31 Maret hingga 6 April 2025.
"Target pengunjung kami di pekan lebaran tahun ini 120.000 orang, tumbuh sekitar 25-30 persen dibanding tahun lalu," kata Direktur Utama TMII Intan Ayu Kartika saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (28/3/2025) seperti dimuat ANTARA.
Intan menyebutkan, untuk mencapai target tersebut TMII sudah menyiapkan berbagai acara utama dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah meliputi Pawai Obor pada malam takbiran dengan rute dari Plaza Promenade menuju Plaza Kori Agung.
Lalu, Bazar Oase Nusantara yang menghadirkan ragam aneka kuliner khas Nusantara, Atraksi Budaya seperti Tari Kecak, Lompat Batu, Kuda Lumping, Sisingaan, Soul of Youth di Plaza Kori Agung, Jelajah Malam Museum di Museum Indonesia dan Museum Pusaka.
Permainan anak dan rakyat yang tersebar di beberapa anjungan daerah, Perdana Ria Jakarta di Plaza Lokomotif dan Senandung Lebaran bersama Shaky Town Band yang akan membawa suasana Lebaran lebih hidup.
"Harapannya semoga tercapai dengan adanya beragam kegiatan menarik yang dapat dinikmati seluruh pengunjung yang berlebaran di Jakarta maupun wisatawan dari luar Jakarta yang sedang berlibur disini bersama keluarganya," ujar Intan.
Selain itu, TMII juga memberikan akses masuk gratis untuk masyarakat yang akan melaksanakan Shalat Idul Fitri di Plaza Keong Emas pada Senin (31/3) mendatang.
Jam operasional TMII selama periode acara ini mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB dengan akses melalui pintu (gate ) 1, 3, dan 4.
"Pada hari Lebaran nanti ada Shalat Id di Plaza Keong Emas dan gratis masuk bagi masyarakat mulai pukul 05.00 WIB-07.00 WIB serta diskon parkir kendaraan," katanya.
Baca Juga: Pembangunan LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Capai 50 Persen, Begini Progresnya
Intan menyebutkan TMII juga menyediakan 36 kuliner khas Nusantara di Foodcourt Nusantara serta tambahan 100 "tenant" bazar kuliner yang tersebar di tiga titik utama.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama acara berlangsung, kata Intan, TMII telah menyiapkan dua titik pos kesehatan untuk mengantisipasi keadaan darurat medis.
Kemudian adanya penambahan jumlah angkutan keliling (angling) dari 30 menjadi 42 unit serta satu unit bus listrik untuk transportasi dalam kawasan.
"Kami juga ada penyediaan empat unit shuttle gratis dari Stasiun LRT TMII menuju TMII dan sebaliknya serta penyediaan Poskotis, Pos Lalu Lintas dan Pos Pengamanan di dua titik guna meningkatkan keamanan dan ketertiban," katanya.
Dishub DKI Terapkan Sistem Satu Arah Menuju Ragunan saat Lebaran
Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas, yakni sistem satu arah menuju lokasi wisata Taman Marga Satwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, untuk menghindari penumpukan volume kendaraan saat libur Lebaran 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar