"Di Jakarta ini, perkembangan mobil balap ini mulai dari generasi kedua, ketiga, bahkan generasi ketiga evo, di mana penjelasan dari FEO bahwa ini dua kali lebih cepat dari F1," ungkap Iwan.
Ia juga memastikan bahwa penyelenggaraan kali ini akan dirancang agar lebih profesional, interaktif, dan menghibur bagi semua kalangan, termasuk penonton lokal dan turis internasional.
Sementara itu, Co Founder & Chief Championship Officer Formula E, Alberto Longo, menyebut Jakarta sebagai salah satu kota yang sangat penting dalam kalender Formula E.
Kota ini disejajarkan dengan kota-kota besar dunia lainnya seperti Meksiko, Sao Paulo, Miami, London, Berlin, Monako, hingga Shanghai.
Tak hanya itu, Longo mengungkapkan bahwa dari sisi jumlah penonton, Jakarta berada di posisi tiga besar di seluruh dunia, menunjukkan besarnya antusiasme publik terhadap balapan ramah lingkungan ini.
“Itu artinya Formula E menguntungkan untuk Jakarta, tapi lebih menguntungkan untuk kami Formula E,” katanya.
Dengan semangat baru dari Pemprov DKI Jakarta dan kesiapan Jakpro, Jakarta E-Prix 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga prestisius, tetapi juga menjadi cerminan komitmen kota ini dalam mendorong inovasi dan keberlanjutan.
Ajang ini diharapkan dapat membawa manfaat ekonomi, pariwisata, hingga memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang modern dan inklusif.
Baca Juga: Jakarta Kembali Gelar Formula E, IMI: Langkah Menuju Kota Global Berkelanjutan
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan