SuaraJakarta.id - Kenapa Anak Sering Mengeluh Sakit Rahang? Waspadai Masalah Temporomandibular Joint Disorder (TMD) Sejak Dini
Banyak orang tua di Kemang yang mungkin tak menyadari bahwa keluhan ringan seperti anak sering menguap sambil memegang rahang, sulit membuka mulut lebar, atau bahkan enggan mengunyah makanan keras bisa menjadi pertanda gangguan sendi rahang atau Temporomandibular Joint Disorder (TMD). Topik ini memang belum banyak dibahas secara luas, apalagi terkait anak-anak. Padahal, penanganan dini oleh dokter gigi anak dan dokter gigi spesialis di Kemang bisa mencegah komplikasi jangka panjang pada tumbuh kembang anak.
Apa Itu Temporomandibular Joint Disorder (TMD)?
TMD adalah gangguan yang terjadi pada sendi temporomandibular, yaitu sendi yang menghubungkan rahang bawah dengan tengkorak. Gangguan ini bisa menyebabkan nyeri, bunyi ‘klik’ saat membuka atau menutup mulut, kesulitan mengunyah, hingga sakit kepala yang tidak jelas penyebabnya.
Pada anak-anak, TMD sering kali tidak terdeteksi karena gejalanya dianggap “ringan” atau “sementara.” Padahal, menurut American Academy of Orofacial Pain, TMD dapat terjadi sejak usia anak-anak dan bisa memburuk seiring waktu jika tidak ditangani dengan tepat.
Apa Penyebab TMD pada Anak?
Beberapa faktor yang dapat memicu TMD pada anak meliputi:
- Kebiasaan buruk seperti bruxism (menggemeretakkan gigi saat tidur)
- Trauma fisik pada wajah atau rahang (misalnya karena terjatuh)
- Kelainan pertumbuhan rahang
- Maloklusi gigi (posisi gigi atas dan bawah yang tidak sejajar)
- Stress atau kecemasan, yang menyebabkan otot rahang tegang
Pentingnya Konsultasi ke Dokter Gigi Spesialis di Kemang
Tidak semua dokter gigi menangani TMD, apalagi pada anak-anak. Penanganan terbaik hanya bisa diberikan oleh dokter gigi spesialis di Kemang, khususnya yang memiliki pemahaman mendalam tentang struktur rahang dan pertumbuhan anak. Penanganan bisa meliputi:
- Pemeriksaan oklusi dan struktur rahang
- Pembuatan splint (penyangga rahang khusus)
- Terapi fisioterapi rahang
- Modifikasi kebiasaan (behavioral therapy)
Pencegahan TMD pada Anak
Langkah preventif yang bisa Anda lakukan antara lain:
- Pantau dan hentikan kebiasaan anak menggertakkan gigi
- Pastikan anak cukup tidur dan tidak mengalami stres berlebihan
- Ajak anak berkonsultasi rutin ke dokter gigi anak setiap 6 bulan
- Jika anak pernah mengalami cedera di rahang, segera lakukan evaluasi
Ingin memastikan pertumbuhan gigi dan rahang anak optimal?
Segera konsultasikan ke dokter gigi spesialis di Kemang yang berpengalaman dalam menangani gangguan rahang sejak dini. Pemeriksaan rutin bukan hanya soal gigi berlubang, tapi juga kesehatan sendi dan struktur mulut anak secara menyeluruh. Kesehatan gigi dan rahang hari ini, adalah investasi masa depan mereka. ***
Berita Terkait
-
Rajin Sikat Gigi tapi Masih Bisa Berlubang? Ini yang Mungkin Terlewat
-
Gofar Hilman Sering Ragu ke Dokter Gigi, Ternyata Gara-gara Mitos Veneer Ini!
-
Takut ke Dokter Gigi? Cara Ini Bantu Pasien Lebih Rileks saat Perawatan
-
'Subsidi' Perawatan Gigi di Sozo Dental Khusus untuk Nasabah BRI, Cek Syaratnya
-
Menang Banyak Bukan Jaminan, Ini Kunci Rebut Gelar Juara Dunia MotoGP 2026!
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk
-
Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless
-
Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa
-
Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga