SuaraJakarta.id - Produsen otomotif asal China, Build Your Dream (BYD) memiliki kejelihan dalam mengeluarkan kendaraan berbasis Multi Purpose Vehicle (MPV) elektrik melalui hadirnya M6 di pasar otomotif Indonesia.
Pasalnya, dalam segmen tersebut masih belum ada yang mengisi ruang kosong tersebut. Sehingga, BYD M6 hingga saat ini masih bermain sendiri untuk segmen listrik penuh dan mendapatkan sambutan yang positif dari konsumen di tanah air.
Beberapa waktu yang lalu, ANTARA mendapatkan kesempatan untuk merasakan langsung kenyamanan yang dihadirkan oleh kendaraan ramah lingkungan tersebut dengan mengujinya di berbagai kondisi jalan.
BYD M6 yang memiliki kapasitas 7 penumpang ini, memiliki keterkaitan yang erat dengan konsumen otomotif tanah air yang banyak memikirkan muatan baik untuk barang maupun penumpang di dalamnya.
Dengan kapasitas yang disediakan, kendaraan ini sudah cukup mumpuni untuk membawa barang banyak dan juga penumpang di dalamnya secara bersamaan berkat dimensi yang dimilikinya yakni Panjang 4.710 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.690 mm.
Tidak hanya itu saja, ruang bagasi yang tersaji untuk kendaraan ini juga sudah sangat luas dengan 180 liter dan maksimum kapasitas mencapai 580 liter.
Dengan begitu, semua komponen yang hendak dibawa dapat tertampung tanpa harus mengorbankan penumpang.
Perjalanan jauh dengan menggunakan kendaraan listrik nyatanya tidak semenakutkan beberapa tahun yang lalu. Untuk saat ini, pengisian daya untuk publik sudah disediakan lebih banyak oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan juga pihak swasta.
Tidak hanya itu saja, jarak tempuh yang dihadirkan oleh kendaraan ini juga sudah termasuk aman untuk dibawa keluar kota. BYD M6 hadir dengan varian Superior non-captain seat ini menyentuh angka 530 km dengan baterai sebesar 71,8 kWh.
Baca Juga: Bagian Mobil yang Jarang Dibersihkan dan Cara Mengatasinya
Dengan jarak tempuh yang diklaim perusahaan itu, sudah membantu untuk memberikan rasa aman dan nyaman tanpa rasa khawatir ketika tim ANTARA membawanya ke luar kota sekalipun.
Pengujian jarak jauh ini dilakukan menuju Purwakarta, Jawa Barat, dengan kondisi baterai pada saat pertama kali jalan berada di angka 99 persen dan baterai yang tertera ketika sampai di Jakarta, diinformasikan melalui layar masih tersisa sekitar 60 persen.
Perjalanan menuju Purwakarta ini dilakukan menggunakan jalur bebas hambatan, dan sesampainya di sana, pengendara banyak menemukan jalan yang tersendat akibat padatnya lalu lintas, jalan berlubang dan juga jalur menanjak.
Hasilnya, kendaraan yang diisi oleh tiga orang dewasa dan satu anak masih dapat dinikmati tanpa adanya hambatan.
Perjalanan bersama dengan anak-anak juga terasa lebih menyenangkan berkat hadirnya fitur panoramic sunroof yang luas.
Fitur tersebut bagaikan obat penenang bagi anak-anak yang sudah mulai gelisah dan bosan dengan perjalan yang memakan waktu lebih lama daripada biasanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk
-
Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless
-
Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa
-
Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga