SuaraJakarta.id - Presiden Prabowo menyampaikan kebijakan luar negeri Indonesia yang tetap teguh pada politik bebas aktif, berorientasi pada perdamaian dunia, dan kesejahteraan rakyat.
Di tengah rivalitas global antara blok ekonomi tradisional seperti G7 dan kekuatan baru seperti BRICS, Indonesia tetap konsisten memosisikan diri sebagai kekuatan non-blok.
Apa itu gerakan non blok Indonesia?
Sejak awal kemerdekaan Indonesia pada 1945, Indonesia telah memosisikan diri sebagai negara yang menjunjung tinggi kemerdekaan, kedaulatan, dan keadilan internasional.
Prinsip ini tercermin dalam kebijakan luar negeri Indonesia yang dikenal sebagai “politik luar negeri bebas aktif”.
Salah satu implementasi paling nyata dari prinsip tersebut adalah keterlibatan Indonesia dalam Gerakan Non Blok (GNB).
Sebuah gerakan internasional yang menolak berpihak pada blok kekuatan besar dunia—baik blok Barat maupun blok Timur.
Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan politik non blok. Bagaimana Indonesia menerapkannya dalam praktik hubungan internasional, dan mengapa pendekatan ini masih relevan hingga saat ini?
Apa Itu Politik Non Blok?
Baca Juga: Prabowo Genjot Ekonomi Desa: 7 Kelurahan di Jaksel Jadi Pionir Koperasi Merah Putih
Politik non blok adalah suatu kebijakan luar negeri yang tidak memihak kepada kekuatan atau blok militer tertentu.
Khususnya antara blok Barat (dipimpin Amerika Serikat) dan blok Timur (dipimpin Uni Soviet) selama era Perang Dingin.
Gerakan Non Blok lahir sebagai respons terhadap polarisasi dunia yang terbagi dalam dua kutub besar kekuatan.
Istilah “non blok” sendiri merujuk pada sikap independen dari sebuah negara untuk tidak menjadi bagian dari aliansi militer mana pun.
Seperti NATO (blok Barat) atau Pakta Warsawa (blok Timur), dan memilih untuk berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia.
Latar Belakang Sejarah Gerakan Non Blok
Berita Terkait
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta
-
UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global
-
BRI Peduli Perkuat Akses Infrastruktur Desa Kemang Lewat Jembatan Gantung
-
Buka Peluang Bagi Pedagang Baru, Mas Dhito: Pasar Ngadiluwih Beroperasi 24 Jam
-
Dampingi Menko Pangan Cek Operasional Kopdes, Mas Dhito Kawal Kelengkapan Administrasi