SuaraJakarta.id - Siapa Penemu Sistem QRIS yang Mengubah Cara Orang Indonesia Bertransaksi?
Anda membeli es kopi susu di kedai favorit, membayar semangkuk bakso di warung pinggir jalan, atau bahkan berdonasi di kotak amal digital masjid.
Apa kesamaannya? Kemungkinan besar, Anda hanya perlu membuka ponsel, memindai satu kode QR, memasukkan PIN, dan transaksi selesai dalam hitungan detik.
Praktis, cepat, dan super mudah.
Di balik kemudahan revolusioner ini, ada sebuah sistem bernama QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
QRIS telah menjadi 'game-changer' sejati dalam lanskap pembayaran digital di Indonesia.
Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya, siapa sebenarnya 'penemu' atau sosok di balik sistem jenius yang membuat hidup kita jauh lebih efisien ini?
QRIS Bukan Temuan Satu Individu
Pertama, kita perlu meluruskan satu hal penting. Berbeda dengan penemuan bola lampu oleh Thomas Edison, QRIS bukanlah hasil karya satu orang jenius yang bekerja di laboratorium.
Baca Juga: Nikmati Diskon 20% Belanja Merchandise BNI Java Jazz 2025 dengan Kartu dan QRIS BNI
QRIS adalah sebuah inisiatif monumental yang digagas dan diimplementasikan oleh Bank Indonesia (BI).
Jadi, jika ditanya siapa penemu QRIS, jawaban yang paling tepat bukanlah nama satu orang, melainkan sebuah lembaga negara: Bank Indonesia.
BI bertindak sebagai arsitek, regulator, dan penggerak utama yang berhasil menyatukan seluruh ekosistem pembayaran digital di tanah air.
Peran Sentral Bank Indonesia di Bawah Kepemimpinan Perry Warjiyo
Gagasan untuk menstandardisasi kode QR di Indonesia lahir dari sebuah "kegelisahan".
Sebelum tahun 2019, para pedagang (merchant) harus memajang berderet-deret kode QR di meja kasir mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan