SuaraJakarta.id - Tandon air atau toren adalah salah satu perangkat wajib di setiap rumah untuk menjamin ketersediaan air bersih.
Namun, bagi pemilik rumah mungil atau minimalis, penempatan tandon air seringkali menjadi dilema.
Ukurannya yang besar dan desainnya yang kurang menarik bisa merusak estetika fasad atau area rumah yang sudah dirancang dengan cermat.
Padahal, dengan sedikit kreativitas dan perencanaan, posisi tandon air bisa diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu pemandangan, bahkan bisa menyatu dengan desain rumah.
Kuncinya adalah memilih lokasi yang tepat dan menyamarkannya secara cerdas.
Berikut adalah lima cara meletakkan tandon air di rumah mungil agar fungsinya maksimal tanpa mengorbankan estetika.
1. Manfaatkan Dak Beton dan Beri Penutup
Ini adalah metode paling umum dan efektif. Jika rumah mungil Anda memiliki atap datar atau dak beton di area servis, manfaatkan ruang tersebut untuk meletakkan tandon.
Keuntungannya adalah distribusi air ke seluruh rumah akan lancar berkat bantuan gravitasi.
Baca Juga: Rekomendasi Warna Cat Avian Paling Laris 2025 Untuk Fasad Rumah, Tahan Cuaca Panas Dan Hujan
Agar tetap estetik, jangan biarkan tandon terekspos begitu saja. Buatlah sebuah "rumah" atau penutup khusus untuk tandon.
Anda bisa menggunakan material seperti kisi-kisi GRC (Glassfibre Reinforced Cement), kayu, atau dinding roster yang memiliki ventilasi
Selain menyembunyikan tandon, penutup ini juga melindunginya dari paparan sinar matahari langsung, sehingga membantu menjaga suhu air dan mencegah pertumbuhan lumut.
2. Gunakan Tandon Air Pendam
Jika Anda menginginkan solusi yang benar-benar "tak terlihat", tandon air pendam adalah pilihan terbaik. Sesuai namanya, tandon ini ditanam di dalam tanah, biasanya di area taman belakang atau carport.
Dengan begitu, tidak ada lagi drama tandon besar yang merusak pemandangan rumah Anda.
Solusi ini sangat ideal untuk rumah mungil karena tidak memakan ruang di atas permukaan tanah. Namun, pemasangannya memang membutuhkan biaya lebih dan perencanaan konstruksi yang matang. Anda juga memerlukan pompa air untuk menarik air dari tandon ke jaringan pipa rumah.
3. Kamuflase dengan Taman Vertikal
Meletakkan tandon di area belakang atau samping rumah adalah hal biasa. Untuk membuatnya estetik, Anda bisa menyamarkannya dengan elemen hijau.
Buatlah struktur rangka di sekeliling tandon, lalu jadikan sebagai media untuk taman vertikal (vertical garden).
Tanam tanaman merambat atau jenis tanaman lain yang mudah dirawat. Dalam beberapa waktu, tandon air akan tertutup sempurna oleh hijaunya dedaunan, menciptakan sudut yang asri dan menyegarkan.
Cara ini tidak hanya menyembunyikan tandon, tetapi juga menambah nilai ekologis dan keindahan pada rumah Anda.
4. Integrasikan dengan Elemen Arsitektur
Pikirkan tandon air sebagai bagian dari desain, bukan sebagai benda asing. Anda bisa mengintegrasikan menara tandon dengan elemen arsitektur lain.
Misalnya, struktur penyangga tandon bisa dirancang menyatu dengan pergola di area taman belakang atau atap carport.
Dengan begitu, keberadaannya menjadi multifungsi dan terlihat disengaja.
5. Pilih Warna Tandon yang Netral
Jika semua cara di atas terasa rumit, ada solusi paling sederhana: pilihlah warna tandon yang tepat. Hindari warna oranye atau biru cerah yang sangat mencolok.
Saat ini, banyak produsen yang menyediakan tandon air dengan warna-warna netral seperti hitam, abu-abu tua, atau krem.
Warna-warna ini jauh lebih mudah menyatu dengan warna cat dinding eksterior rumah Anda, sehingga tidak terlalu menarik perhatian dan terlihat lebih elegan.
Dengan perencanaan yang baik, meletakkan tandon air di rumah mungil tidak lagi menjadi masalah.
Anda tetap bisa mendapatkan fungsi utamanya tanpa harus mengorbankan keindahan desain hunian Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
7 Kopi Susu Gula Aren Murah di Jakarta yang Masih Ramah di Kantong, Ada yang Cuma Rp15 Ribuan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan
-
5 Cara Mengatasi Kulit Kusam akibat Polusi Jakarta, Serum Vitamin C Murah Jadi Andalan
-
Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ