Prosedur return to apron (RTA) ini memaksa seluruh penumpang, termasuk mereka yang tidak tahu apa-apa, harus kembali turun dari pesawat.
Penumpang H yang menjadi sumber masalah langsung diturunkan dan diserahkan kepada petugas keamanan bandara, Otoritas Bandar Udara, dan kepolisian untuk investigasi lebih lanjut.
Tidak berhenti di situ, mimpi buruk bagi ratusan penumpang lain terus berlanjut. Seluruh barang bawaan dan bagasi harus diturunkan untuk diperiksa ulang.
"Terhadap seluruh penumpang, bagasi dan barang bawaan diturunkan serta diperiksa ulang oleh petugas keamanan bandara," ujar Danang.
Setelah melalui proses pemeriksaan yang melelahkan, hasilnya sudah bisa ditebak: tidak ada benda mencurigakan atau bom yang ditemukan.
Namun, akibat ulah satu orang, penerbangan harus ditunda lebih lama lagi. Lion Air akhirnya menyiapkan pesawat pengganti, yaitu Boeing 737-900ER dengan registrasi PK-LSW.
"Penerbangan JT-308 kemudian diberangkatkan kembali pada hari yang sama Sabtu (2/08) dan telah mendarat di Bandar Udara Internasional Kualanamu," kata dia.
Berita Terkait
-
Polisi Pastikan Motif Pelajar Sebar Teror Bom Bawa Nama Nurdin M Top Murni Prank
-
Pastikan Dentuman di Jakarta Pusat Bukan Bom, Polisi: Paspamres Lagi Latihan
-
Perketat Keamanan Ibadah Natal di Gereja Jakarta, Polda Metro Jaya Kerahkan Tim Penjinak Bom
-
Dicurigai Bom, Tas Mencurigakan Diletakkan OTK di Teras Rumah Warga Cipinang Muara Ternyata Berisi Pakaian
-
Bukan Lone Wolf, Agus Sujatno Bomber Polsek Astanaanyar Diduga Tak Bekerja Sendirian
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Tiga Tuntutan Besar LTJ: Dari Desakan Keluar BOP Hingga Reformasi Total Pendidikan
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?