- Sebuah foto proses pembuatan patung tersebar di media sosial dengan narasi mengklaim sosoknya adalah Megawati Soekarnoputri.
- Hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak benar karena foto tersebut tidak berkaitan dengan Megawati.
- Foto tersebut telah dilepaskan dari konteks aslinya dan diberi narasi baru yang menyesatkan publik.
SuaraJakarta.id - Media sosial kembali diramaikan oleh sebuah foto yang menampilkan sosok perempuan sedang dipahat menjadi patung. Unggahan itu disertai narasi bahwa gambar tersebut merupakan proses pembuatan patung Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 Republik Indonesia.
Foto tersebut dengan cepat menyebar dan memicu berbagai reaksi warganet. Ada yang mempertanyakan urgensi pembuatan patung, ada pula yang menilai narasi tersebut bernuansa provokatif. Namun, benarkah foto itu benar-benar menunjukkan proses pembuatan patung Megawati?
Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Yana Rifat Evolution” pada Minggu (14/12/2025) yang menampilkan proses pembuatan patung Megawati. Berikut narasi lengkapnya:
Proses pembuatan patung Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri
Hingga Sabtu (20/12/2025) unggahan tersebut telah mendapat 80 tanda suka, menuai 3 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 1 kali oleh pengguna Facebook lainnya.
Hasil penelusuran fakta menunjukkan: klaim tersebut tidak benar.
Hasil Penelusuran Fakta
Berdasarkan pemeriksaan fakta, foto yang beredar tidak berkaitan dengan Megawati Soekarnoputri. Gambar tersebut merupakan foto proses pembuatan patung lain yang kemudian diberi narasi tambahan sehingga seolah-olah berhubungan dengan tokoh politik nasional.
Tidak ditemukan:
Baca Juga: Beton Precast untuk Dermaga dan Akselerasi Logistik Jakarta
- keterangan resmi dari pihak terkait,
- dokumentasi kredibel, maupun pemberitaan media arus utama yang menyebut adanya proses pembuatan patung Megawati sebagaimana diklaim dalam unggahan viral tersebut.
Artinya, foto tersebut dilepaskan dari konteks aslinya lalu dipasangkan dengan narasi baru yang menyesatkan publik.
Mengapa Foto Seperti Ini Mudah Dipercaya?
Konten visual sering dianggap sebagai “bukti paling kuat”. Padahal, foto tanpa konteks bisa sangat menipu, terutama jika:
1. tidak disertai waktu dan lokasi jelas,
2. tidak menyebut sumber asli, atau dipasangkan dengan narasi emosional dan provokatif.
Dalam kasus ini, satu foto lama atau foto umum dimanfaatkan untuk membangun kesan seolah-olah ada agenda tertentu terkait tokoh publik. Klaim bahwa foto yang viral tersebut merupakan proses pembuatan patung Megawati Soekarnoputri adalah SALAH.
Foto tersebut tidak memiliki kaitan dengan Megawati dan telah digunakan dengan narasi yang menyesatkan.
Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai foto viral, terutama yang menyangkut tokoh publik dan isu sensitif, tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.
Tips Singkat Agar Tidak Tertipu Foto Viral
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Viral Video Menkeu Purbaya Semprot DPR Habiskan Rp20 Miliar di Rapat, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Viral Ivan Gunawan Bagi-Bagi Uang Khusus Lansia, Ini Faktanya!
-
Cek Fakta: Raja Juli Antoni Mundur Sebagai Menteri Kehutanan Akibat Banjir Sumatra, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Viral Tautan Pendaftaran 500 Ribu Pekerja di Dapur MBG, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Klaim Siklon 97S Kepung Pulau Jawa, Benarkah Terjadi?
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
The Grand Platinum Jakarta Mempersembahkan "Three Signature Collaborations" Bagi 3 Perayaan Istimewa
-
Anggota DPRD DKI Hardiyanto Sidak Jalan Rusak di Flyover Pesing, Ini Temuannya
-
Aryaduta Menteng Gandeng Chef William Wongso di Ramadan Tahun Ini
-
Cek Fakta: Tautan Penghapusan Utang Pinjol dari OJK yang Viral, Ini Faktanya!
-
Cek Fakta: DPR Tunda Pembahasan RUU Perampasan Aset hingga Tahun Depan, Ini Faktanya