Banyak pemilik kucing tidak melakukan sterilisasi, lalu membuang anak kucing yang tak terurus ke jalanan.
“Kebiasaan seperti ini membuat populasi kucing liar semakin sulit dikendalikan,” jelas Prof Ronny.
Solusi: Sterilisasi Massal
Sterilisasi disebut sebagai cara paling efektif mengendalikan populasi. Namun, biayanya tidak murah: Rp250 ribu – Rp400 ribu per ekor, tergantung jenis kelamin.
Proses ini pun harus dilakukan dokter hewan.
Tahun ini, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Jakarta Selatan menargetkan sterilisasi terhadap 2.300 ekor kucing liar. Meski begitu, jumlah itu masih jauh dari cukup.
“Pemerintah kota harus bekerja sama dengan komunitas pencinta kucing. Program sterilisasi perlu dilakukan berkelanjutan, bukan sekali jalan. Kalau tidak, populasi kucing liar di Jakarta akan terus jadi masalah besar,” tegas Prof Ronny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk
-
Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless
-
Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa