Ilustrasi: Pekerja tambang emas PT Antam Tbk memperlihatkan batuan yang mengandung emas di pertambangan emas Pongkor, Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/11) [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Baca 10 detik
- Merdeka Copper Gold baru saja menuntaskan pembangunan Pabrik Persiapan Bijih
- Perusahaan akan melakukan stacking pertama di bulan November dan menuangkan emas pertama awal 2026
- Cadangan bijih emas (ore reserve) Tambang Pani melonjak menjadi 4,8 juta ounces
Dengan selesainya fasilitas OPP dan jadwal first gold pour di awal 2026, publik kini menantikan bagaimana “emas dari Pani” akan berkilau, bukan hanya di laboratorium dan pabrik, tetapi juga dalam kehidupan masyarakat Pohuwato dan pembangunan nasional.
Sebuah tambang yang dulunya sunyi, kini bersiap menorehkan sejarah — menjadikan Pani sebagai pusat emas terbesar di Tanah Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa