Ammar Zoni dan Dokter Kamelia (YouTube/dr. Richard Lee, MARS dan Instagram/drg.kamelia)
Baca 10 detik
- Ibu angkat Ammar Zoni, Titik Haryati, menangis saat melihat kondisi putranya via video call.
- Momen emosional itu membuat Ammar Zoni yang awalnya tegar ikut menangis dan bicara terbata-bata.
- Ammar dan kekasihnya berharap majelis hakim mengabulkan permintaan sidang digelar secara tatap muka.
Saat ini, ia bersama lima warga binaan lainnya ditempatkan di Lapas Super Maksimum Security Karang Anyar, Nusakambangan.
Harapan serupa disampaikan oleh Kamilia, yang menantikan persidangan tatap muka agar bisa segera bertemu dengan Ammar.
"Kalau udah boleh pasti saya besuk, tapi ini kan belum boleh. Kita kan juga sedang mengajukan sidang offline jadi Bang Ammar dan kawan-kawannya ke sini, gitu," ujar Kamilia saat ditemui seusai sidang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden