SuaraJakarta.id - Seorang remaja berinisial SIP (19) dan MIS (19) tega membacok pacar mantan kekasihnya berinisial AS (19). Tersangka beralasan melakukan pembacokan karena masih sayang dengan mantan kekasihnya berinisal N.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi di depan GOR Pademangan, Pademangan Barat, Jakarta Utara (Jakut) pada Minggu (14/5/2023) sekira pukul 00.00 WIB.
Kapolsek Pademangan Kompol Binsar H Sianturi menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat tersangka SIP mengaku cemburu, lantaran mantan kekasihnya N sedang dekat dengan AS.
"Di sini, SIP merasa tidak senang karena korban memiliki kedekatan dengan N, mantan kekasihnya," kata Binsar, di Polsek Pademangan, Jumat (19/5/2023).
Kedua tersangka ketika itu menyatroni korban AS yang diketahui sedang berada di depan GOR Pademangan bersama N dan teman-temannya yang lain. Tanpa basa-basi SIP langsung menyabet celurit berkelir emas kepada AS. Namun sabetan tersebut tidak mengenai korban dan terlepas.
"Saat terlepas, teman SIP yang berinisial MIS langsung membacok korban," kata Binsar.
Akibatnya, AS mengalami luka di bagian lengan kanan, dan dada bagian kiri. Kemudian korban juga mengalami luka di bagian jari. Akibatnya, dua ruas jarinya nyaris putus akibat sabetan celurit tersebut.
"Motifnya memang terbakar cemburu karena sebelumnya si N ini adalah mantan dari SIP," ungkap Binsar.
Berbekal informasi dari para saksi, polisi dapat meringkus kedua tersangka yang semoat buron ke wilayah Banten. Mereka bersembunyi di rumah temannya yang memang berada di sana.
Baca Juga: Terbakar Cemburu, Pemuda di Pademangan Ajak Teman Bacok Pria yang Dekati Mantan Pacar
Saat pelaku ditangkap, teman tersangka tidak mengetahui prihal kedua rekannya sedang dalam buruan polisi.
"Untuk kedekatannya ini, kami belum mengalami. Kami masih fokus pada kronologi," jelasnya.
Dari kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa sebilah celurit yang dipergunakan untuk melakukan penganiayaan terhadap korban, kemudian dua unit ponsel milik kedua tersangka.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, dengan ancaman pidana paling lama tujuh tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
Semarak Kemerdekaan: Perpaduan Kuliner dan Mahjong Ramaikan Pesisir Jakarta
-
HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol
-
BRI KKB Expo 2026 Sambangi 131 Cabang, Mobil Impian Siap Dibawa Pulang
-
HUT ke-81 RI, Saatnya Berburu Promo Spesial dari BRI