- Budi Luhur University menjalin kerja sama strategis dengan ACWA Network serta berbagai perguruan tinggi di Asia Tengah.
- Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta guna memperkuat sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi lintas negara.
- Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas akademik, daya saing lulusan, serta program pengabdian masyarakat di tingkat internasional.
SuaraJakarta.id - Jejaring akademik internasional Budi Luhur University terus diperluas baru-baru ini. Hal tersebut terbukti dengan ditandatanganinya dokumen kerjasama antara Budi Luhur dengan ACWA Network.
Kerja sama Budi Luhur University itu jadi langkah strategis memperluas sinergi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat lintas negara.
Berlangsung di Gedung AR Fachrudin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, kegiatan tersebut difasilitasi ASPIKOM sebagai bagian dari penguatan kolaborasi global antarperguruan tinggi.
Penandatangan nota kesepahaman dilakukan dengan sejumlah perguruan tinggi di kawasan Asia Tengah, di antaranya Asia International University, Buxoro Innovative Education and Medical University.
Kemudian, ESIL University, Kokand University, Samarkand International University of Technology, Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage, WUST, serta Zarmed University.
Tak hanya meneken MoU, kerja sama itu langsung ditindaklanjuti melalui penandatanganan implementation agreement untuk program community services antara Fakultas Komunikasi dan Desain Kreatif Budi Luhur University bersama ACWA Network.
Penandatanganan dilakukan bersama perwakilan ACWA Network, yakni Sukrob Babaev dan Bobur Sobirov.
Dekan Fakultas Komunikasi dan Desain Kreatif Budi Luhur University, Rocky Prasetyo Jati mengatakan, kerja sama internasional ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara bagi mahasiswa dan dosen.
“Kolaborasi internasional seperti ini menjadi langkah strategis untuk memperluas wawasan global sivitas akademika, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan program-program kolaboratif yang berdampak nyata,” ujar Rocky dalam keterangannya,
Ia juga menambahkan bahwa sinergi dengan jaringan perguruan tinggi internasional diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan Budi Luhur University di tingkat global.
"Kami ingin mahasiswa memiliki pengalaman internasional dan mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia global yang semakin dinamis," imbuhnya.
Melalui kolaborasi ini, Budi Luhur University menargetkan penguatan peran perguruan tinggi Indonesia di tingkat internasional, termasuk pengembangan program akademik kolaboratif dan pengabdian masyarakat yang memiliki dampak global.
Berita Terkait
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021
-
UBL Dukung Atlet Berprestasi Lewat Beasiswa, Ada Penggawa Timnas Futsal Indonesia
-
Seru! Berbagi Ilmu Bersama Lansia di PSTW Budi Luhur Kota Jambi
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal