- Akun Facebook "Pelunas Hutang Real" mengklaim Ivan Gunawan membagikan uang, menyertakan nomor kontak untuk lansia membutuhkan.
- Mafindo memverifikasi unggahan tersebut sebagai konten palsu karena video buatan AI dan nomor kontak tidak terhubung ke Ivan Gunawan.
- Klaim bantuan finansial ini menyesatkan publik dan berpotensi merugikan, sehingga perlu diverifikasi melalui sumber resmi.
SuaraJakarta.id - Media sosial kembali dibuat ramai oleh sebuah video yang dibagikan oleh akun Facebook “Pelunas Hutang Real” yang mengklaim bahwa selebritas Ivan Gunawan membagikan uang khusus untuk para lansia yang sedang kesulitan hidup. Unggahan ini mencantumkan nomor WhatsApp dan mengajak warga lansia untuk menghubungi si pengunggah untuk bantuan.
Video dan narasi semacam ini dengan cepat mendapat ribuan tanda suka dan ratusan komentar dari pengguna, khususnya dari kalangan warga yang berharap mendapat bantuan.
Akun Facebook “Pelunas Hutang Real” pada Rabu (17/12/2025) membagikan video [arsip] menampilkan desainer sekaligus selebritis Ivan Gunawan.
Berikut narasi lengkapnya:
“YANG PUNYA HUTANG KE BANK HUTANG KE RENTENIR HUTANG PINJOL ATAU HUTANG KE TETANGGA SINI KUMPULKAN IGUN BANTU LUNASIN YA KAK IGUN BENERAN NGGAK BOHONG TULUS DAN IKHLAS MEMBANTU SESAMA KHUSUSNYA YANG SEDANG MEMBUTUHKAN CUKUP FOLLOW AKUN KAK IGUN TEKAN TANDA LOVE DAN PANAH SAJA INSYA ALLAH BAKALAN KAK IGUN BANTU”
Unggahan disertai takarir:
“BANTUAN LANSIA REZEKI
0881-0381-38661 MAAF HANYA MELAYANI VIA WHATSAP”
Per Kamis (18/12/2025) konten tersebut telah mendapat lebih dari 5.100-an tanda suka, menuai 2.400-an komentar dan dibagikan ulang sebanyak 486 kali oleh pengguna Facebook lainnya
Baca Juga: Cek Fakta: Raja Juli Antoni Mundur Sebagai Menteri Kehutanan Akibat Banjir Sumatra, Ini Faktanya
Tapi sebelum Anda ikut terpancing oleh janji “bantuan” itu — penting untuk membaca hasil pengecekan fakta yang sesungguhnya.
Tim pemeriksa fakta dari Mafindo melalui situs TurnBackHoax.ID melakukan verifikasi menyeluruh terhadap klaim tersebut dan menemukan:
Video yang beredar merupakan konten hasil rekayasa dengan bantuan kecerdasan buatan (AI) — berdasarkan alat pendeteksi AI, probabilitas konten palsu mencapai 98,7 persen.
Penelusuran terhadap nomor WhatsApp yang ditulis di unggahan itu tidak menunjukkan hubungan apapun dengan Ivan Gunawan, menurut pemeriksaan GetContact.
Pemeriksaan terhadap akun Instagram dan TikTok resmi milik Ivan Gunawan juga tidak menemukan informasi atau aktivitas yang mendukung klaim pembagian uang untuk lansia oleh artis tersebut.
Karena itu, video beserta narasi klaim “Ivan Gunawan bagi-bagi uang khusus lansia” dikategorikan sebagai konten palsu (fabricated content) — bukan peristiwa nyata yang terjadi.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Raja Juli Antoni Mundur Sebagai Menteri Kehutanan Akibat Banjir Sumatra, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Viral Tautan Pendaftaran 500 Ribu Pekerja di Dapur MBG, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Klaim Siklon 97S Kepung Pulau Jawa, Benarkah Terjadi?
-
Cek Fakta: Viral Gaji Guru Setara DPR, Benarkah Menteri Keuangan Purbaya Mengusulkan Itu?
-
Cek Fakta: Benarkah BRIN Tunjuk Joko Widodo Jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana?
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Investor Pasar Modal RI Tembus 32,7 Juta, BEI Hadirkan Edukasi Saham hingga ETF Emas
-
Tak Sekadar Membaca, Kreativitas Anak di Pesisir Jakarta Didorong Lewat Pojok Literasi
-
Perkuat Tata Kelola, Akses Layanan UMKM di Jakarta Kian Diperluas
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G