- Sebuah unggahan Facebook mengklaim Luhut Binsar Pandjaitan mendukung pengelolaan Bandara Morowali oleh China.
- Hasil penelusuran fakta menunjukkan klaim tersebut salah; judul berita yang digunakan adalah hasil manipulasi konten.
- Berita asli membahas hubungan strategis Indonesia-China, bukan pengelolaan Bandara Morowali secara spesifik oleh pihak asing.
SuaraJakarta.id - Sebuah unggahan di Facebook mengklaim bahwa Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berkata bahwa pemerintah seharusnya membiarkan China mengelola Bandara Morowali. Narasi tersebut menyebar cepat di linimasa, dibagikan oleh ribuan warganet dengan respons beragam, dari dukungan hingga kritik tajam.
Namun sebelum Anda ikut menyimpulkan atau menyebarkannya, ada baiknya melihat hasil cek fakta terbaru: klaim itu tidak benar dan berisi konten yang dimanipulasi.
Unggahan tersebut menampilkan screenshot mirip tangkapan layar dari sebuah artikel berita dengan judul:
“Luhut tetap bertahan bela Biarkan China mengelola bandara Morowali. jika dicegah saya keluar dari negara ini!”
Teks seperti ini mengimplikasikan bahwa Luhut mendukung sepenuhnya pengelolaan Bandara Morowali oleh China, bahkan secara emosional menyatakan ancaman keluar dari Indonesia jika dilarang.
Unggahan itu telah mendapatkan puluhan ribu respon dari pengguna Facebook, dengan ratusan komentar dan dibagikan berulang kali.
Hasil Penelusuran Fakta
Tim pemeriksa fakta TurnBackHoax.ID menelusuri judul yang beredar tersebut melalui mesin pencarian Google dan fitur pencarian internal Kompas.com. Dari hasil penelusuran:
Tidak ditemukan satu pun artikel dengan judul seperti itu di media kredibel. Artikel yang digunakan dalam screenshot adalah hasil suntingan dari berita yang sebenarnya berjudul:
“China Dianggap jadi Mitra Terpenting Indonesia, Luhut: Kami Ingin Memastikan Hubungan Baik Terus Saling Percaya…” yang tayang pada 6 Juli 2024 di Kompas.com.
Baca Juga: Beton Precast untuk Dermaga dan Akselerasi Logistik Jakarta
Dalam berita asli, Luhut berbicara soal pentingnya hubungan strategis Indonesia–China dalam perdagangan dan investasi, bukan soal “membiarkan China mengelola Bandara Morowali”.
Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sendiri belakangan menjadi sorotan karena masalah otoritas bandara dan kemungkinan gangguan kedaulatan, tetapi tidak pernah secara resmi disebut sebagai wilayah pengelolaan penuh oleh pihak asing.
Dengan demikian, klaim bahwa Luhut menyatakan “Biarkan China mengelola Bandara Morowali” adalah SALAH — termasuk dalam kategori konten dimanipulasi (manipulated content). Unggahan tersebut menggunakan gambar dan narasi yang disunting untuk memberi kesan seolah-olah itu adalah pernyataan resmi Luhut, padahal konteks aslinya sangat berbeda.
Mengapa Ini Berbahaya?
Konten semacam ini bisa:
1. Memicu salah paham publik tentang isu kedaulatan dan kerja sama internasional.
2. Mendorong opini tanpa dasar fakta yang kuat.
3. Menyebarkan narasi provokatif yang tidak sesuai kenyataan.
Sebelum membagikan ulang unggahan seperti ini, pertimbangkan untuk selalu memeriksa apakah sumbernya benar berasal dari media terpercaya atau akun resmi lembaga yang bersangkutan.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Indonesia Gelontorkan Rp16,7 Triliun untuk Pulihkan Hutan Brasil, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Foto Disebut Proses Pembuatan Patung Megawati, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Video Menkeu Purbaya Semprot DPR Habiskan Rp20 Miliar di Rapat, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Viral Ivan Gunawan Bagi-Bagi Uang Khusus Lansia, Ini Faktanya!
-
Cek Fakta: Raja Juli Antoni Mundur Sebagai Menteri Kehutanan Akibat Banjir Sumatra, Ini Faktanya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
THR Gen Z Tak Lagi Habis untuk Baju Baru, Kini Ramai-ramai Dipakai untuk Upgrade Skill
-
Tak Semua Bisa Mudik, Anak Rantau Ini Rayakan Lebaran Lewat Video Call: Cuma Bisa Lihat dari Layar