- Klaim program "Internet Rakyat" gratis 100 Mbps selama tiga bulan dipastikan adalah hoaks berdasarkan hasil cek fakta.
- Tautan pendaftaran yang tersebar tidak berasal dari domain resmi pemerintah atau operator telekomunikasi kredibel.
- Mengklik tautan tersebut sangat berbahaya karena berpotensi menjadi penipuan data atau penyebaran malware.
SuaraJakarta.id - Sebuah informasi viral di media sosial beberapa hari terakhir menyebut bahwa masyarakat bisa mendapatkan internet gratis selama 3 bulan dengan kecepatan 100 Mbps melalui program bernama “Internet Rakyat”.
Dilengkapi dengan tautan pendaftaran yang menarik dan angka kecepatan tinggi, unggahan ini langsung ramai dibagikan di Facebook, WhatsApp, dan TikTok.
Namun sebelum Anda tergiur atau buru-buru klik tautan tersebut, penting sekali untuk melihat hasil cek fakta yang sebenarnya. Karena klaim ini ternyata HOAKS / penipuan.
Unggahan viral itu menyatakan bahwa:
- Ada program bernama Internet Rakyat yang memberikan internet gratis 3 bulan dengan kecepatan hingga 100 Mbps.
- Masyarakat bisa langsung mendaftar melalui tautan yang disediakan untuk memperoleh kuota atau akses gratis tersebut.
- Program ini dikaitkan dengan jabatan pejabat publik untuk menambah kesan “resmi”.
- Kalimat seperti “klik di sini segera!” atau “daftar sekarang sebelum habis” membuat beberapa netizen langsung tertarik dan membagikan tautan tersebut.
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo menelusuri kebenaran klaim tersebut dan menemukan:
1. Tidak ada program resmi pemerintah atau lembaga negara bernama “Internet Rakyat” yang memberikan internet gratis 3 bulan dengan kecepatan 100 Mbps.
2. Tautan pendaftaran yang disebarkan bukan berasal dari domain resmi pemerintah (.go.id) atau perusahaan telekomunikasi besar yang kredibel.
3. Media sosial resmi operator telekomunikasi nasional dan kanal pemerintah tidak pernah merilis informasi semacam itu.
4. Situs tautan pendaftaran tersebut berpotensi phishing atau penipuan data, karena meminta data pribadi tanpa legitimasi resmi.
Dengan demikian, klaim bahwa ada program internet gratis 100 Mbps selama 3 bulan itu tidak memiliki dasar fakta yang kuat.
Kesimpulan: Klaim Itu Hoaks / Penipuan
Klaim bahwa ada tautan pendaftaran “Internet Rakyat Gratis 3 Bulan 100 Mbps” adalah HOAKS.
Program itu tidak pernah diumumkan oleh pemerintah atau lembaga resmi mana pun, dan tautan yang beredar bukan domain resmi. Informasi ini termasuk konten penipuan yang berpotensi merugikan, terutama jika Anda mengisi data pribadi di tautan tersebut.
Baca Juga: Cek Fakta: Klaim Wapres Gibran Promosikan Program Motor Murah, Ternyata Penipuan!
Bahaya Mengklik Tautan Penipuan
Unggahan seperti ini biasanya bertujuan untuk:
- Mengumpulkan data pribadi pengguna secara ilegal,
- Mengarahkan ke website berbahaya atau phising,
- Menyebarkan malware atau skrip berbahaya ke perangkat Anda.
- Oleh karena itu, selalu berhati-hari sebelum mengeklik tautan yang menawarkan “gratisan” atau “bonus besar” tanpa sumber resmi yang jelas.
Tips Cek Fakta Sebelum Mengikuti Tautan Semacam Ini
Sebelum Anda mengeklik tautan yang mengklaim program gratis atau hadiah:
- Periksa domain web — apakah memakai .go.id atau afiliasi perusahaan besar?
- Cari pengumuman resmi dari pemerintah atau operator telekomunikasi melalui kanal mereka.
- Konfirmasi media nasional kredibel apakah program itu betul-betul diumumkan.
Dengan langkah mudah ini, Anda dapat menghindari jebakan hoaks yang merugikan.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Klaim Wapres Gibran Promosikan Program Motor Murah, Ternyata Penipuan!
-
Cek Fakta: Viral Klaim Akuarium Raksasa Pecah di Mall Bandung, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Klaim Bom Bunuh Diri di Bandara Hang Nadim Batam, Benarkah?
-
Cek Fakta: Benarkah Viral 700 Kepala Desa Tertangkap KPK?
-
Cek Fakta: Viral Rayakan Natal Bersama di Masjid Istiqlal, Benarkah?
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
7 Tips Menata Meja Kerja Minimalis di Apartemen Sempit agar WFH Lebih Produktif
-
Budget Cuma 500 Ribu di 2026? Ini 7 Sepatu Lari Nyaman yang Banyak Dipakai Mahasiswa
-
Cuaca Ekstrem di Soetta: Atap Gate 7 Ambruk hingga 12 Penerbangan Terpaksa Dialihkan
-
Viral! Atap Terminal 3 Soetta Jebol Diterjang Hujan Deras, Penumpang Panik Berhamburan
-
Mencari Hening di Tengah Kota, Paskah di Akita Jadi Ruang Pulang bagi Umat Nasrani