- Klaim viral mengenai Wakil Presiden Gibran mempromosikan program motor murah dipastikan merupakan penipuan setelah dilakukan pengecekan fakta.
- Tidak ada pengumuman resmi dari Gibran atau kanal pemerintah yang memuat informasi mengenai program bantuan subsidi motor murah tersebut.
- Tautan yang disertakan dalam unggahan palsu tersebut sering mengarah ke domain tidak resmi dan berpotensi mencuri data pribadi pengguna.
SuaraJakarta.id - Sebuah unggahan di media sosial baru-baru ini ramai dibagikan karena menyebut bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sedang mempromosikan program motor murah untuk masyarakat. Narasi itu tampak meyakinkan karena disertai visual yang dikira video pernyataan resmi, lengkap dengan gambar sepeda motor dan angka diskon menggiurkan.
Namun sebelum Anda langsung percaya atau bahkan tertarik mengeklik tautan yang disertakan, penting sekali untuk melihat hasil cek fakta terbaru — karena klaim ini ternyata penipuan dan tidak benar.
Unggahan viral itu menyebut bahwa:
Wapres Gibran mengumumkan program motor murah untuk masyarakat umum;
Terdapat tautan pendaftaran atau klaim hadiah yang harus diklik;
Program itu dibuat seakan-akan datang dari kanal resmi pemerintah atau BUMN.
Konten ini kemudian dibagikan ribuan kali oleh pengguna di Facebook, TikTok, dan WhatsApp dengan harapan masyarakat bisa mendapat “kesempatan langka” membeli motor dengan harga sangat murah.
Berdasarkan hasil pengecekan tim TurnBackHoax.ID / Mafindo:
1. Tidak ada pengumuman resmi dari Wakil Presiden Gibran atau kanal resmi pemerintah yang menyatakan adanya program motor murah semacam itu.
2. Situs pemerintah, termasuk kanal media sosial @setneg_id, @bp_ri, maupun akun resmi Wapres, tidak pernah memuat informasi terkait program motor murah.
3. Tautan yang disertakan dalam unggahan seringkali berasal dari domain tidak resmi, bahkan bukan domain .go.id atau perusahaan besar yang tepercaya — sebuah ciri khas dari modus penipuan online.
4. Program bantuan atau subsidi kendaraan bermotor tidak termasuk dalam kebijakan fiskal atau bantuan sosial pemerintah RI, sehingga wajar jika informasi itu tidak pernah muncul di media besar atau rilis resmi.
Dengan demikian, klaim tersebut tidak berdasar dan berpotensi sebagai penipuan yang memanfaatkan nama tokoh publik dan isu bantuan konsumen untuk menarik klik.
Kesimpulan: Penipuan / Konten Palsu
Klaim bahwa Wapres Gibran mempromosikan program motor murah adalah PENIPUAN dan tidak benar.
Informasi tersebut tidak berasal dari sumber resmi, tidak dilaporkan media kredibel, dan kemungkinan besar merupakan upaya phishing / modus penipuan data atau tautan berbahaya.
Baca Juga: Cek Fakta: Viral Klaim Akuarium Raksasa Pecah di Mall Bandung, Benarkah?
Bahaya Modus Penipuan Semacam Ini
Unggahan seperti ini dapat:
- Mengumpankan tautan berbahaya yang mencuri data pribadi atau login Anda;
- Memicu masyarakat tertipu dengan janji “hadiah” atau “program murah”;
- Mengeksploitasi emosi dan minat pada barang konsumsi populer seperti kendaraan bermotor.
- Penipuan semacam ini sangat umum dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mengumpulkan data pribadi atau mengarahkan pengguna ke site yang merugikan.
Tips Cek Fakta dan Hindari Penipuan Online
Sebelum Anda mengeklik tautan atau mengikuti program yang tampak “resmi”:
- Periksa domain URL, apakah memakai akhiran .go.id atau afiliasi resmi perusahaan besar?
- Cek kanal resmi pemerintah (Instagram/Twitter/Website) untuk konfirmasi.
- Cari pemberitaan media kredibel terkait isu itu.
- Jangan memasukkan data pribadi pada situs yang tidak jelas asalnya.
Langkah-langkah sederhana ini dapat menyelamatkan Anda dari jebakan penipuan online.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Viral Klaim Akuarium Raksasa Pecah di Mall Bandung, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Klaim Bom Bunuh Diri di Bandara Hang Nadim Batam, Benarkah?
-
Cek Fakta: Benarkah Viral 700 Kepala Desa Tertangkap KPK?
-
Cek Fakta: Viral Rayakan Natal Bersama di Masjid Istiqlal, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Megawati Soekarnoputri Ingin Rekrut Purbaya Masuk ke PDIP, Benarkah?
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Rahasia Penyerang Persija Alaeddine Ajaraie Tetap On Fire di Bulan Puasa
-
Pelatih Persija Mauricio Souza Soroti Lapangan JIS Kurang Ideal
-
Dari Hoki ke Refleksi, Episode Gading Serpong Gabungkan Perayaan Imlek dan Ramadan
-
7 Hal Penting di Balik Hotman Paris Bela ABK Sea Dragon yang Dituntut Mati Kasus Sabu 2 Ton
-
Jadwal Imsak Jakarta 21 Februari 2026 Hari Ini, Waktu Subuh, Magrib dan Doa Sahur