- Penyerang Persija Jakarta, Alaeddine Ajaraie, menyatakan laga melawan tim lawan selalu membutuhkan intensitas maksimal seperti partai final.
- Alaeddine mencetak gol perdananya saat Persija mengalahkan PSM Makassar 2-1 di JIS pada Jumat (20/2).
- Pemain asal Maroko itu menyatakan tidak kesulitan beradaptasi menjalani pertandingan selama bulan Ramadhan di Indonesia.
SuaraJakarta.id - Penyerang Persija Jakarta Alaeddine Ajaraie menyebut setiap tim lawan selalu tampil dengan motivasi berlipat.
Saat menghadapi Persija, sehingga setiap pertandingan harus dijalani seperti partai final.
Hal itu disampaikan Alaeddine setelah pertandingan BRI Super League 2025/2026 melawan PSM Makassar di Jakarta International Stadium, yang berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi Persija.
Pada pertandingan itu, Alaeddine menyumbang satu gol untuk Persija yang sekaligus menjadi gol perdananya untuk Macan Kemayoran.
“Setiap pertandingan bagi kami seperti final. Tim mana pun yang datang ke sini tahu mereka bermain melawan Persija, jadi mereka selalu memberikan lebih dari 100 persen,” kata Alaeddine dalam jumpa pers setelah pertandingan usai, Jumat (20/2).
Ia menilai situasi tersebut menuntut seluruh pemain untuk bekerja ekstra keras demi meraih hasil positif di setiap pertandingan.
Alaeddine juga mengungkapkan kebahagiaannya dapat berkontribusi bagi kemenangan tim dan menegaskan Persija kini langsung mengalihkan fokus pada pemulihan karena jadwal pertandingan yang padat.
“Kami senang dengan kemenangan ini. Sekarang kami punya waktu untuk recovery dan mempersiapkan pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Rahasia di Bulan Puasa
Baca Juga: Pelatih Persija Mauricio Souza Soroti Lapangan JIS Kurang Ideal
Selain soal pertandingan, Alaeddine juga membagikan pengalamannya menjalani bulan Ramadan di Indonesia.
Sebagai seorang Muslim, ia mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam menjaga performa meski harus berpuasa.
Menurut pemain asal Maroko itu, bermain saat Ramadan bukan hal baru karena sebelumnya juga sering menjalani pertandingan dalam kondisi berpuasa.
“Bagi saya ini normal karena saya Muslim dan sudah sering bermain saat Ramadhan. Saya justru merasa Allah memberi kami kekuatan lebih di bulan ini,” katanya.
Alaeddine menambahkan dirinya merasa nyaman dan bahagia menjalani Ramadhan di Indonesia, yang memiliki populasi Muslim terbesar di dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BRI Dukung Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, Dari Pertemuan Keluarga Hingga Bekal Masa Depan
-
BRImo Taiwan Perluas Layanan BRI Bagi Diaspora Indonesia
-
Dari Aceh, Perempuan Inspiratif Hadirkan Kosmetik Lokal dengan Misi Sosial dan Ekspansi Asia
-
FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS