Hairul Alwan
Sabtu, 21 Februari 2026 | 08:30 WIB
Babah Ramu Dine & Bar, lokasi buka puasa di Episode Gading Gading Serpong, Tangerang, Banten. [IST/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Hotel Episode Gading Serpong Tangerang menyatukan perayaan Imlek dan Ramadan dengan tema "SILKROAD: Roots That Rise".
  • Strategi tematik ini berpusat pada filosofi "kembali ke akar" melalui program yang menghubungkan kemakmuran dan refleksi secara naratif.
  • General Manager M. Viktor A Sin menggarisbawahi bahwa ini merupakan upaya menyajikan pengalaman emosional berkelanjutan bagi tamu.

SuaraJakarta.id - Saat hotel lain sibuk mengganti dekorasi dari kemeriahan Imlek ke suasana Ramadan, Hotel Episode Gading Serpong justru mengambil langkah beda dari yang lain.

Mereka tidak melihat Imlek dan Ramadhan sebagai dua perayaan terpisah, melainkan satu kesatuan perjalanan makna. Episode Gading Serpong secara brilian menggabungkan euforia Tahun Baru Imlek yang penuh hoki dengan suasana reflektif Bulan Suci Ramadan.

Inilah inti dari kecerdasan strategi tematik ini. Alih-alih hanya menawarkan diskon, setiap program dirangkai menjadi sebuah narasi yang saling terhubung, berpusat pada filosofi 'kembali ke akar'.

Perjalanan dimulai dengan perayaan kemakmuran dan tradisi. Promo kamar hingga brunch Tahun Baru Imlek dibingkai dalam tema yang merayakan akar keberuntungan dan warisan budaya.

Narasi kemudian beralih dengan mulus ke babak refleksi dan kebersamaan. Rangkaian program Ramadan, mulai dari iftar buffet hingga paket menginap, dirancang untuk memperkuat akar rasa syukur dan ikatan keluarga.

General Manager M. Viktor A Sin hal yang dilakukan di hotel yang dikelolanya merupakan pilihan sadar. Ia percaya setiap perayaan adalah momen kembali kepada akar—akar kebersamaan, akar tradisi, dan akar rasa syukur.

"Melalui SILKROAD: Roots That Rise, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya dirasakan sebagai sebuah perayaan, tetapi juga sebagai perjalanan emosional yang mempertemukan kemakmuran dan refleksi dalam satu benang cerita yang utuh," jelasnya melalui keteranan tertulis, Jumat 20 Februari 2026.

Kekuatan strategi ini terletak pada detail-detail yang konsisten. Hampers Lebaran, misalnya, juga diberi nama SILKROAD dengan pilihan Xi'an dan Alexandria, dua kota ikonik di Jalur Sutra yang merepresentasikan perpaduan budaya.

Di sisi kuliner, Ramadan Iftar Selection di Babah Ramu Dine & Bar tidak hanya menyajikan hidangan khas Timur Tengah seperti Roasted Whole Lamb dan Shawarma, tetapi juga menghadirkan pengalaman unik seperti Turkish Coffee, memperkuat narasi perjalanan budaya yang diusung.

Baca Juga: Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream

Dengan menyatukan dua musim besar dalam satu tema, Episode Gading Serpong berhasil menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar potongan harga atau paket menginap.

Mereka menawarkan sebuah pengalaman naratif yang berkelanjutan. Para tamu tidak hanya datang untuk merayakan satu momen, tetapi diundang untuk menjadi bagian dari sebuah perjalanan yang lebih besar.

"Ini adalah cara kami menghidupkan kembali nilai-nilai yang telah lama menjadi bagian dari jati diri kami sebagai storyteller," tambah Viktor.

Pada akhirnya, strategi "SILKROAD" ini menjadi bukti di tengah persaingan industri perhotelan yang ketat, inovasi tidak harus selalu datang dari teknologi atau fasilitas baru.

Terkadang, inovasi terbaik datang dari kemampuan untuk merangkai cerita yang kuat, yang mampu mengubah sebuah transaksi menjadi sebuah pengalaman yang bermakna.

Load More