- Sebuah unggahan di media sosial mengklaim Megawati Soekarnoputri ingin merekrut Purbaya Yudhi Sadewa ke dalam struktur PDIP.
- Hasil penelusuran menyatakan klaim tersebut adalah hoaks karena tidak ada pernyataan resmi dari pihak berwenang atau media kredibel.
- Informasi yang viral ini menyebar luas sebagai opini tidak berdasar, sehingga penting untuk memverifikasi sumber terpercaya.
SuaraJakarta.id - Media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah unggahan yang mengklaim bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ingin memasukkan nama Purbaya Yudhi Sadewa ke dalam struktur Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Klaim ini segera viral karena menyangkut tokoh besar di dunia politik dan partai terbesar di Indonesia.
Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Irwan Subekhi” pada Kamis (25/12/2025) berisi narasi:
“MEGAWATI INGIN MEREKRUT PURBAYA MASUK KE-PDIP
MEGAWATI: kalo Menkeu mau masuk ke PDIP, saya jamin masa depan cerah,kami siap angkat dia jadi kepala.
PURBAYA: Ngak dulu bu , saya masih belum tertarik yang namanya masuk partai,
Partai sebelah juga banyak yang nawarin,
Tapi saya lebih memilih INDEPENDENT,
Duduk nyenyak makan kenyang tanpa ada tekanan dari pihak manapun”.
Hingga Selasa (30/12/2025) unggahan tersebut telah mendapatkan hampir 3.300 tanda suka, 1.200-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 40 kali.
Baca Juga: Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
Unggahan tersebut menyiratkan seakan Megawati memutuskan sendiri untuk “merekrut” Purbaya masuk ke PDIP sebagai bagian dari konsolidasi kekuatan partai. Tetapi sebelum Anda ikut percaya atau menyebarkannya, penting untuk menyimak hasil cek fakta yang sebenarnya.
Dalam unggahan yang tersebar di Facebook dan platform lain, disebutkan bahwa Megawati Soekarnoputri secara aktif ingin membawa Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjadi kader atau pengurus di PDIP untuk periode berikutnya. Narasi ini dibuat sedemikian rupa hingga seolah telah ada keputusan resmi dari Megawati.
Unggahan ini kemudian dibagikan ribuan kali disertai komentar dari warganet yang menduga ada dinamika politik baru di internal PDIP.
Menurut pemeriksaan fakta yang dilakukan oleh TurnBackHoax.ID / Mafindo, klaim tersebut tidak benar dan tidak berdasar fakta yang valid. Berikut poin hasil penelusuran:
- Tidak ada pernyataan resmi dari Megawati Soekarnoputri yang menyatakan keinginan atau keputusan untuk merekrut Purbaya Yudhi Sadewa ke dalam PDIP.
- Media besar dan kredibel nasional seperti Kompas, Detik, Tempo, CNN Indonesia, Antara, dan lainnya tidak pernah memberitakan isu ini sebagai pernyataan politik resmi.
- Situs resmi PDIP maupun kanal media sosial terverifikasi Megawati atau PDIP tidak pernah merilis informasi terkait hal tersebut.
- Unggahan yang beredar tampaknya hanya berupa opini pengguna atau akun yang tidak terverifikasi, dan tidak memiliki rujukan sumber resmi.
Dengan demikian narasi dalam unggahan itu termasuk konten hoaks / misinformasi — yakni informasi palsu yang dibuat dan disebarkan tanpa dasar fakta yang benar.
Kesimpulan: Klaim Itu Hoaks
Tag
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Christian Panucci Jadi Pelatih Timnas, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral PBB Tetapkan Banjir Sumatera Jadi Bencana Internasional, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Klaim Pertamina Bagikan Tautan Hadiah Tahun Baru 2026, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Bahlil Dipecat karena Bohongi Prabowo Soal Kondisi Listrik di Aceh, Benarkah?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan