- Seorang kakak menghentikan biaya kuliah adiknya setelah mengetahui dana skripsi Rp10 juta digunakan untuk liburan K-Pop.
- Kakak yang menjadi tulang punggung keluarga merasa dikhianati karena telah rutin membiayai kebutuhan adiknya.
- Keputusan penghentian bantuan finansial ini memicu reaksi warganet dan tekanan dari keluarga besar.
SuaraJakarta.id - Sebuah cerita pilu tentang pengorbanan keluarga mendadak viral di media sosial. Kisah ini menyentuh emosi warganet setelah seorang kakak memutuskan menghentikan seluruh biaya kuliah adiknya, usai mengetahui uang skripsi senilai Rp10 juta justru dihabiskan untuk menonton konser K-Pop dan liburan.
Cerita tersebut pertama kali beredar luas lewat unggahan tangkapan layar curhatan pribadi. Dalam ceritanya, sang kakak mengaku menjadi tulang punggung keluarga sejak ayah mereka meninggal dunia beberapa tahun lalu. Ia bekerja di luar kota dan secara rutin mengirimkan uang untuk membiayai kebutuhan sang adik yang masih kuliah.
Setiap bulan, sang kakak mengirim dana jutaan rupiah, mulai dari biaya kos, uang makan, hingga uang kuliah tunggal (UKT). Semua dilakukan demi satu harapan sederhana: sang adik bisa lulus tepat waktu dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.
Masalah bermula ketika sang adik meminta tambahan uang sebesar Rp10 juta dengan alasan untuk keperluan skripsi. Uang tersebut disebut akan digunakan untuk olah data, bimbingan, dan kebutuhan sidang akhir. Meski berat, sang kakak akhirnya mengirimkan uang itu, bahkan disebut sebagai tabungan terakhir yang ia miliki.
Namun beberapa hari kemudian, kepercayaan itu runtuh.
Di unggahan media sosial, sang kakak melihat foto-foto adiknya berada di luar negeri. Dalam unggahan tersebut, sang adik terlihat menonton konser K-Pop, berbelanja, dan menikmati liburan. Ironisnya, unggahan itu disertai keterangan singkat yang menyebut kegiatan tersebut sebagai “self reward”.
Merasa dikhianati, sang kakak mencoba menghubungi adiknya. Dalam percakapan yang kemudian ikut tersebar, sang adik mengaku uang skripsi tersebut memang dipakai untuk liburan karena merasa stres dan butuh hiburan. Ia berjanji akan mengurus skripsinya belakangan.
Pengakuan itu menjadi titik balik.
Sang kakak akhirnya mengambil keputusan tegas dengan menghentikan seluruh bantuan finansial, termasuk biaya kuliah dan uang kos. Keputusan tersebut berdampak besar: sang adik terancam tidak bisa melanjutkan kuliah karena kesulitan membayar UKT semester berikutnya.
Baca Juga: Cek Fakta: Link Tautan Pendaftaran Internet Rakyat Gratis 3 Bulan 100 Mbps, Benarkah?
Tak hanya itu, sang kakak juga mengaku mendapat tekanan dari keluarga besar. Ia disebut tega, tidak berperasaan, dan terlalu keras kepada adik kandung sendiri. Padahal, dalam curhatannya, ia merasa selama ini pengorbanannya tak pernah benar-benar dipahami.
Cerita ini langsung menuai beragam reaksi warganet. Banyak yang mengaku ikut menangis membaca kisah tersebut dan mendukung keputusan sang kakak sebagai bentuk pembelajaran tanggung jawab. Namun ada pula yang menilai persoalan ini seharusnya diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus menghentikan pendidikan.
Kisah viral ini kembali membuka diskusi luas di media sosial tentang batas pengorbanan dalam keluarga, kejujuran dalam urusan keuangan, serta makna tanggung jawab bagi mahasiswa yang masih bergantung pada orang lain.
Bagi banyak netizen, cerita ini terasa dekat dan nyata tentang kepercayaan yang runtuh, luka yang dipendam, dan keputusan berat yang harus diambil demi menjaga harga diri dan masa depan.
Berita Terkait
-
5 Mobil Bekas Tipe Tertinggi, Fitur Lengkap Tapi Harganya Sudah Jatuh
-
Sebelum Beli, Wajib Tahu! 6 Masalah Umum Suzuki APV & Daihatsu Luxio Bekas
-
9 Mobil Bekas untuk Kebutuhan Fitur Lengkap dan Teknologi Canggih
-
8 Mobil Bekas Paling Irit yang Bisa Jalan Lebih dari 15 Km per Liter
-
8 Mobil Bekas yang Aman Dipakai Saat Banjir dan Lewati Jalan Rusak
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Punya Rp150 Juta? Ini 8 MPV Keluarga Bekas yang Masih Layak Dibeli di 2026
-
15 Promo Indomaret untuk Belanja Awal Tahun, Minyak Goreng hingga Susu Diskon
-
10 Merek Mobil Bekas Paling Ramah Bengkel, Spare Part KW Mudah Dicari
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Viral Menteri Bahlil Minta PLN Menaikkan Harga Token Listrik 2026, Benarkah?