- Pemindahan lumpur basah segera menggunakan alat sederhana sangat penting untuk mencegah pengerasan permukaan rumah.
- Penggunaan cairan antibakteri setelah penyikatan wajib dilakukan untuk menghilangkan potensi kuman dari sisa kotoran banjir.
- Proses pengeringan maksimal melalui ventilasi dan sinar matahari esensial untuk memberantas bau apek serta jamur penyebab penyakit.
SuaraJakarta.id - Air banjir memang bisa surut dalam hitungan jam atau hari, tapi lumpur, bau apek, dan kotoran yang tertinggal sering kali jadi masalah berkepanjangan. Banyak warga mengira rumah sudah aman hanya karena air menghilang, padahal sisa lumpur bisa menjadi sumber bakteri, jamur, dan penyakit jika tidak ditangani dengan benar.
Agar rumah benar-benar kembali layak dihuni, berikut 7 langkah “perang” membersihkan rumah setelah air surut yang bisa dilakukan secara bertahap dan efektif.
1. Keluarkan Lumpur Selagi Masih Basah
Jangan tunggu lumpur mengering. Lumpur basah jauh lebih mudah disingkirkan menggunakan sekop, pengki, atau alat sederhana lainnya. Fokuskan pembersihan di:
- Lantai
- Sudut ruangan
- Kamar mandi dan dapur
Semakin lama dibiarkan, lumpur akan mengeras dan sulit dibersihkan.
2. Siram & Sikat Semua Permukaan
Setelah lumpur kasar terangkat, siram lantai dan dinding dengan air bersih. Gunakan sikat lantai untuk menggosok:
- Keramik
- Dinding bawah
- Area sela-sela
Langkah ini penting untuk menghilangkan sisa lumpur halus yang sering tidak terlihat.
3. Gunakan Pembersih Berdaya Antibakteri
Lumpur banjir bisa membawa kuman dari saluran air, septic tank, hingga limbah. Campurkan:
- Cairan pembersih lantai
- Disinfektan ringan
- Pel lantai dan lap permukaan meja, lemari, serta pegangan pintu agar bakteri tidak tertinggal.
4. Perangi Bau Apek dari Akar Masalah
Bau pasca banjir biasanya berasal dari:
- Lumpur yang menyusup ke pori lantai
- Perabot kayu lembap
- Saluran air tersumbat
Gunakan larutan air hangat dan pembersih khusus lantai, lalu pastikan semua area benar-benar kering sebelum ditutup kembali.
5. Keringkan Rumah Maksimal
Buka semua:
- Pintu
- Jendela
- Ventilasi
Jika ada, gunakan kipas angin atau blower. Sinar matahari adalah “senjata alami” paling ampuh untuk membunuh jamur dan menghilangkan bau lembap.
6. Cek Perabot dan Barang Elektronik
Pisahkan barang yang:
- Masih bisa dibersihkan
- Harus dikeringkan ulang
- Sudah tidak layak pakai
Perabot kayu yang menyerap air bisa menjadi sumber bau dan jamur jika tidak dikeringkan sempurna.
7. Bersihkan Saluran Air & Kamar Mandi
Pastikan tidak ada lumpur yang menyumbat:
Baca Juga: Banjir Jakarta Hari Ini: Genangan Masih Terjadi di 12 Titik, Ini Update Terbaru
- Got
- Kloset
- Saluran kamar mandi
Gunakan air panas atau cairan pembersih khusus untuk mencegah bau tak sedap kembali muncul.
Membersihkan rumah pasca air surut bukan hanya soal estetika, tapi soal kesehatan seluruh penghuni rumah. Dengan langkah yang tepat, rumah bisa kembali nyaman, bebas bau, dan aman untuk ditinggali.
Tag
Berita Terkait
-
Banjir Jakarta Hari Ini: Genangan Masih Terjadi di 12 Titik, Ini Update Terbaru
-
Cek Fakta: Viral PBB Tetapkan Banjir Sumatera Jadi Bencana Internasional, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Prabowo Lantik Raja Juli Antoni Jadi Menteri Bencana, Ini Faktanya!
-
8 Mobil Bekas yang Aman Dipakai Saat Banjir dan Lewati Jalan Rusak
-
Dapur MBG Aceh Putar Otak di Tengah Banjir, Umbi hingga Ikan Lokal Jadi Andalan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Pengelolaan Payroll Perusahaan Makin Mudah dan Efisien dengan QLola by BRI
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat