- Seorang ayah di Indonesia kehilangan kontak dengan dua anaknya di Iran selama lima hari akibat pembatasan jaringan komunikasi.
- Anak-anak tersebut tinggal di Iran, salah satunya menetap lama dan satunya sedang menempuh pendidikan di sana.
- Pemerintah Indonesia terus memantau WNI di Iran serta menyiapkan langkah antisipatif jika situasi keamanan memburuk.
SuaraJakarta.id - Sudah lima hari seorang ayah di Indonesia hidup dalam kegelisahan setelah kehilangan kabar dari dua anaknya yang menetap di Iran. Upaya menghubungi lewat telepon, pesan singkat, hingga media sosial tak membuahkan hasil.
Sunyinya komunikasi membuat kekhawatiran terus menumpuk, seiring kabar pembatasan internet dan situasi keamanan di Iran.
Sang ayah, Husein komunikasi dengan kedua anaknya sebelumnya berjalan lancar. Mereka hampir setiap hari saling bertukar kabar. Namun sejak jaringan komunikasi terganggu, semua jalur seolah tertutup.
“Biasanya kami selalu berhubungan. Tapi sekarang sudah lima hari benar-benar tidak ada kabar sama sekali,” ujarnya melansir laporan BBC Indonesia.
Menurut penuturannya, salah satu anaknya telah tinggal di Iran selama lebih dari satu dekade dan sudah berkeluarga. Sementara anak lainnya berada di negara tersebut untuk menempuh pendidikan. Kabar terakhir yang ia terima, kondisi di sekitar tempat tinggal anak-anaknya masih relatif normal.
“Sebelum tidak bisa dihubungi, mereka bilang keadaan masih aman dan aktivitas sehari-hari berjalan seperti biasa,” katanya.
Namun situasi berubah drastis ketika akses internet dan komunikasi di Iran dibatasi. Sejak saat itu, ia hanya bisa memantau perkembangan situasi lewat pemberitaan media, tanpa kepastian tentang kondisi anak-anaknya.
“Sebagai orang tua, pasti cemas. Saya hanya bisa berdoa supaya mereka baik-baik saja,” tuturnya dengan nada lirih.
Situasi terkini disebutkan terjadi pembatasan internet di Iran yang berdampak langsung pada warga asing dan keluarga mereka di luar negeri. Pemutusan atau pembatasan jaringan komunikasi kerap terjadi saat situasi keamanan memanas.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Jokowi Berharap Tak Dipenjara Jika Ijazahnya Palsu?
Akibatnya, bukan hanya warga di dalam negeri yang terdampak, tetapi juga keluarga mereka yang berada ribuan kilometer jauhnya. Tanpa akses komunikasi, keluarga hanya bisa menebak-nebak kondisi orang terdekat yang berada di wilayah terdampak.
“Kami di sini hanya bisa menunggu dan berharap ada kabar. Satu pesan saja sudah sangat menenangkan,” ujar sang ayah.
Dalam laporan yang sama, pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatiknya menyatakan terus memantau kondisi warga negara Indonesia di Iran. WNI diimbau untuk tetap waspada, menghindari lokasi-lokasi rawan, serta menjaga keselamatan diri di tengah situasi yang belum sepenuhnya stabil.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia melalui KBRI di Tehran memantau secara seksama situasi keamanan dan kondisi WNI di Iran. Berdasarkan penilaian kondisi per 12 Januari lalu, Kemlu bilang belum diperlukan evakuasi.
"Namun demikian, persiapan mengantisipasi eskalasi situasi keamanan sesuai rencana kontigensi terus dilakukan," bunyi siaran pers Kemlu.
Meski belum ada keputusan evakuasi, pemerintah disebut menyiapkan langkah-langkah antisipatif jika situasi memburuk. Sementara itu, keluarga di Tanah Air harus bersabar menghadapi ketidakpastian yang menguras emosi.
Berita Terkait
-
Iran Ancam Serang Israel Lebih Besar! Perang Dunia III di Depan Mata?
-
Jelang Bentrok di Laga Uji Coba, Begini Perbandingan Nilai Pasar Timnas Indonesia vs Iran
-
Jadwal Laga Uji Coba Iran vs Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2023
-
Persiapan Piala Asia 2023, Timnas Indonesia Ditantang Iran dalam Laga Uji Coba
-
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Liquid Sabu Oleh Jaringan Narkoba Asal Iran
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event