Hairul Alwan
Senin, 16 Februari 2026 | 17:50 WIB
Digital Mixer MGX cocok digunakan di studio musik hingga untuk live streaming.
Baca 10 detik
  • Yamaha meluncurkan digital mixing console Seri MGX yang mengintegrasikan mixer analog legendaris dengan perangkat lunak Steinberg dan OBS Studio.
  • Seri MGX dilengkapi audio interface internal mendukung 32-bit / 96 kHz, berfungsi sebagai pusat komando produksi konten modern.
  • Varian "V" menawarkan integrasi video melalui HDMI-USB interface, menyederhanakan proses live streaming dan rekaman secara drastis.

SuaraJakarta.id - Yamaha Corporation baru saja mengumumkan sebuah langkah efektif menghilangkan dinding pemisah antara dunia audio profesional dan live streaming.

Melalui peluncuran digital mixing console Seri MGX, Yamaha tidak hanya sekadar mendigitalkan mixer analog Seri MG yang legendaris, tetapi juga mengawinkannya dengan ekosistem perangkat lunak paling krusial bagi para kreator modern, mulai dari Steinberg hingga OBS Studio.

"Seri MGX merupakan digital mixer dengan desain baru yang mendigitalkan bagian mixing dan kontrol dari Seri MG yang telah lama dikenal dan diakui sebagai standar industri," kata Technical Marketing PT Yamaha Musik Indonesia Distributor (YMID) Gabriel Gunawan melalui keterangan persnya, Senin 16 Februari 2026.

Karena itu, para pengguna mulai dari musisi, podcaster, hingga teknisi acara akan tetap mendapatkan kualitas suara premium dan kemudahan pengoperasian yang sudah mereka kenal, namun kini dengan fleksibilitas dan presisi kontrol digital.

Kata Gabriel, setiap unit Seri MGX juga dilengkapi dengan audio interface internal yang sangat mumpuni, mendukung audio multi channel berkualitas tinggi 32-bit / 96 kHz, sebuah standar yang lebih dari cukup untuk produksi profesional.

Inilah yang menjadi game-changer utama. Yamaha tidak lagi melihat mixer hanya sebagai alat untuk audio, melainkan sebagai pusat komando untuk seluruh produksi konten.

"Melalui integrasi dengan perangkat lunak dari perusahaan grup Steinberg, Stream Deck dari Elgato yang populer dan perangkat lunak live streaming OBS Studio, Yamaha menghadirkan kenyamanan dan fleksibilitas yang belum pernah ada sebelumnya," jelas Gabriel.

Integrasi ini memungkinkan alur kerja yang lebih efisien. Para streamer kini bisa mengontrol level audio, routing, dan bahkan efek-efek dari Steinberg langsung dari mixer atau Stream Deck mereka, tanpa perlu bolak-balik antar jendela aplikasi.

"Ini adalah sebuah solusi 'semua dalam satu' yang menjawab masalah klasik para kreator," paparnya.

Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia U-24 Vs Kirgistan di Asian Games 2022, Segera Berlangsung!

Menyadari konten modern tidak bisa lepas dari video, Yamaha juga merilis varian khusus yang ditandai dengan huruf 'V' (misalnya, MGX16V). "MGX dengan varian ā€œVā€ menawarkan kemudahan integrasi video dengan fungsi HDMI-USB video/audio interface.

"Ini berarti, pengguna bisa memasukkan sinyal video dari kamera atau laptop langsung ke dalam mixer, dan mengeluarkannya sebagai satu sinyal audio atau video terpadu melalui USB, menyederhanakan proses live streaming atau rekaman secara drastis.

Langkah strategis ini ditegaskan Gabriel Gunawan. Ia menyebut produk-produk baru ini dibangun di atas warisan panjang Yamaha dan Steinberg yang dipercaya selama bertahun-tahun.

Dengan memberdayakan para kreator di seluruh dunia yang bergerak dalam berbagai bidang pembuatan konten, pihaknya ingin mendukung kreativitas dan berkontribusi pada kesuksesan para kreator.

"Bersama para mitra, kami akan terus mengembangkan solusi terintegrasi yang menghubungkan perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan secara mulus," pungkasnya.

Dengan dipamerkannya Seri MGX di The 2026 NAMM Show, Yamaha tidak hanya meluncurkan produk baru, tetapi juga mengirimkan pesan yang jelas yakni masa depan produksi konten adalah tentang integrasi yang mulus, dan mereka siap menjadi pemimpin di era baru ini.

Load More